Liputan6.com, Jakarta - Produsen baterai asal China, CATL, mulai mengubah pola penjualan baterai penyimpanan energinya. Perusahaan kini menawarkan sel baterai lithium iron phosphate (LFP) secara langsung kepada konsumen bisnis melalui platform CATL Mall.
Langkah tersebut ditujukan terutama untuk perusahaan penyimpanan energi skala kecil dan menengah. Dengan sistem penjualan langsung, perusahaan tidak lagi harus sepenuhnya mengandalkan distributor maupun reseller.
Advertisement
Dilansir dari CarNewsChina, Rabu (26/8/2026), respons terhadap platform tersebut cukup besar. Sejak diluncurkan pada Juni 2026, lebih dari 1.800 perusahaan penyimpanan energi telah mendaftarkan diri di CATL Mall.
Platform ini memang menyasar kebutuhan business-to-business (B2B), khususnya perusahaan integrator sistem penyimpanan energi dengan skala kecil hingga menengah.
Salah satu daya tarik CATL Mall adalah harga sel baterai LFP yang ditawarkan secara langsung. Untuk sel berkapasitas 314 Ah, harganya mulai dari 423 yuan per kWh, atau sekitar Rp1 jutaan per kWh.
Selain sel 314 Ah, CATL juga menyediakan sel LFP berkapasitas 280 Ah dengan harga sekitar 494 yuan per kWh. Sementara sel 314 Ah ditawarkan dengan harga lebih rendah, yakni sekitar 423 yuan per kWh.
Namun, pembelian melalui CATL Mall tetap memiliki batas minimum. Konsumen setidaknya harus membeli 600 sel atau tiga kotak.
Untuk sel 314 Ah, jumlah tersebut menghasilkan kapasitas sekitar 538 kWh. Nilai pembelian minimumnya mencapai sekitar 250.000 yuan atau setara Rp600 jutaan dalam sekali transaksi.
CATL menyebut sistem penjualan langsung ini dibuat untuk menjawab sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi perusahaan penyimpanan energi skala kecil dan menengah.
Perusahaan-perusahaan tersebut kerap kesulitan memenuhi minimum order melalui distributor. Akibatnya, sebagian harus mengandalkan reseller, yang dapat menimbulkan ketidakpastian terkait kualitas, konsistensi produk, hingga ketersediaan pasokan.
Melalui CATL Mall, CATL menawarkan garansi lima tahun tanpa biaya tambahan untuk pembelian minimal tiga kotak. Pesanan juga diklaim dapat dikirim dalam waktu sekitar tiga hingga lima hari.
CATL Mall tidak hanya menyediakan sel baterai. Platform tersebut juga mulai menawarkan modul penyimpanan energi dengan kapasitas 47 kWh dan 105 kWh.
Harga Terbaru dari CATL
Selain itu, tersedia kontainer penyimpanan energi berukuran 20 kaki dengan kapasitas hingga 5 MWh. Kendati demikian, CATL belum mempublikasikan harga untuk produk modul dan kontainer tersebut.
Kehadiran berbagai produk ini menunjukkan CATL mulai membangun jalur penjualan yang lebih langsung untuk memenuhi kebutuhan industri penyimpanan energi, termasuk segmen perusahaan yang tidak membutuhkan pembelian dalam skala sangat besar.
Meski harga yang ditawarkan CATL Mall terlihat menarik, platform tersebut belum tentu menjadi pilihan paling murah di pasar.
Berdasarkan data yang dilansir CarNewsChina, rata-rata harga industri di China pada April 2026 berada di kisaran Rp 900 ribu per kWh untuk sel berkapasitas 280 Ah. Sementara itu, harga rata-rata sel 314 Ah berada di kisaran Rp 1 jutaan per kWh.
CATL juga menerapkan sistem harga dinamis di CATL Mall. Artinya, harga dapat berubah mengikuti fluktuasi harga bahan baku.
Dengan model penjualan langsung tersebut, CATL tampaknya tidak hanya ingin memperluas akses perusahaan terhadap produk baterainya.
Langkah ini juga menjadi upaya membuka jalur distribusi baru di tengah pertumbuhan industri penyimpanan energi yang semakin pesat.
Bagi perusahaan penyimpanan energi skala kecil dan menengah, CATL Mall menawarkan alternatif untuk mendapatkan sel baterai langsung dari produsen, sekaligus memangkas ketergantungan terhadap rantai distribusi konvensional.