Performa Antarlini Barcelona Saat Hancurkan Elche 5-0

Barcelona mengawali La Liga 2026-27 dengan kemenangan 5-0 atas Elche melalui performa solid di setiap lini.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 24 Agustus 2026, 10:00 WIB
Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol bersama Lamine Yamal dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona tampil meyakinkan pada laga pertama mereka di La Liga 2026-27 dengan menghancurkan tuan rumah Elche 5-0. Raphinha dan Fermin Lopez masing-masing mencetak dua gol, sedangkan Karim Adeyemi turut mencatatkan gol dalam debut resminya.

Hansi Flick berani menurunkan sejumlah pemain muda sejak menit awal karena beberapa pemain utama baru kembali dari Piala Dunia. Xavi Espart dan Marc Bernal mendapatkan kesempatan menjadi starter, sementara pemain senior seperti Pedri baru masuk pada babak kedua.

Performa antarlini Barcelona tetap terjaga meski komposisi awal tidak diisi seluruh pemain utama. Raphinha tampil sebagai pemain paling berpengaruh, sedangkan lini belakang mampu mempertahankan clean sheet sepanjang pertandingan.


Lini Belakang Tampil Solid

Bek Barcelona, Jules Kounde, mengontrol bola ketika rekan setimnya, Xavi Espart, dilanggar oleh penyerang Deportivo Alaves, Aitor Manas, dalam laga jornada 36 La Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Joan Garcia menjalani pertandingan dengan relatif tenang pada babak pertama karena tidak banyak mendapatkan ancaman langsung dari Elche. Ia tetap efisien dalam distribusi bola dan melakukan sejumlah recovery penting sebelum tampil lebih sibuk setelah jeda.

Eric Garcia dimainkan sebagai bek kanan dan tampil solid ketika bertahan. Ia bahkan melakukan clearance penting untuk menggagalkan peluang yang berpotensi menjadi gol penyama kedudukan.

Andreas Christensen memimpin lini belakang dengan nyaman dalam skema garis pertahanan tinggi. Ia tampil akurat dalam mengalirkan bola dan melakukan beberapa clearance penting tanpa membuat kesalahan berarti.

Gerard Martin juga tampil matang sebagai bek tengah. Posisinya tepat, distribusinya stabil, dan sejumlah intervensinya membantu Barcelona mengontrol ancaman Elche.

Xavi Espart menjadi salah satu pemain terbaik di lini belakang meski dimainkan sebagai bek kiri darurat. Ia aktif dalam proses buildup, bekerja sama baik dengan Raphinha dan Adeyemi, serta memberikan assist untuk gol kelima Barcelona.


Bernal dan Fermin Kuasai Tengah

Penyerang Barcelona asal Jerman bernomor punggung 14, Karim Adeyemi, merayakan gol kedua timnya bersama gelandang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 7, Fermin Lopez, dalam pertandingan Liga Spanyol antara Elche CF dan FC Barcelona di Stadion Martinez Valero, Elche, pada 24 Agustus 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Marc Bernal tampil tenang dalam double pivot bersama Gavi. Ia membantu menjaga penguasaan bola, mengalirkan permainan dengan baik, serta aktif melakukan pressing untuk memutus serangan Elche.

Gavi memberikan intensitas tinggi pada babak pertama melalui tekanan agresif. Namun, pertandingan harus berakhir lebih cepat baginya setelah mengalami masalah pada lutut yang sebelumnya pernah mengganggunya.

Fermin Lopez tampil sebagai gelandang serang yang aktif membuka ruang bagi tiga pemain depan. Ia menciptakan peluang yang berujung penalti untuk Raphinha sebelum mencetak dua gol pada babak kedua.

Lanjut Baca:

Pedri kemudian masuk dan langsung membuat permainan Barcelona semakin dominan dalam penguasaan bola. Kehadirannya membuat proses buildup berjalan lebih lancar dan menunjukkan kembali pentingnya perannya dalam sistem Flick.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya