Performa Antarlini Juventus Saat Menang Tipis atas Frosinone

Juventus menang 1-0 atas Frosinone pada pekan pertama Serie A 2026-27, tetapi performa antarlini masih menyisakan sejumlah catatan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 24 Agustus 2026, 08:56 WIB
Pemain Juventus Bremer merayakan gol dalam laga Serie A antara Frosinone vs Juventus di Stadion Benito Stirpe, Frosinone, Italia, Minggu, 23 Agustus 2026. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus mengawali Serie A 2026-27 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Frosinone. Gleison Bremer menjadi penentu kemenangan melalui sundulan keras pada menit ke-22 setelah menerima umpan dari Francisco Conceicao.

Hasil tersebut memberikan tiga poin penting bagi Juventus, tetapi permainan mereka tidak sepenuhnya meyakinkan. Lini belakang tampil cukup solid, sedangkan sektor tengah mampu menjaga keseimbangan meski lini depan masih kesulitan memaksimalkan peluang.

Conceicao menjadi salah satu pemain penting dengan assist untuk gol Bremer. Namun, ia juga membuang peluang emas, sementara Randal Kolo Muani dan Kenan Yildiz belum mampu memberikan ketajaman maksimal.


Bremer Kokoh di Lini Belakang

Pemain Juventus Bremer dan Francisco Conceicao merayakan gol dalam laga Serie A antara Frosinone vs Juventus di Stadion Benito Stirpe, Frosinone, Italia, Minggu, 23 Agustus 2026. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)

Bremer menjadi pemain paling menentukan di lini belakang Juventus setelah mencetak gol kemenangan. Bek asal Brasil itu juga tampil kuat dalam duel dan membantu tim menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Kiper baru Guglielmo Vicario melakukan beberapa penyelamatan penting untuk mempertahankan gawang Juventus tetap bersih. Ia sempat kurang akurat ketika melepaskan umpan panjang, tetapi tampil lebih baik dalam distribusi pendek sebelum harus digantikan Perin pada menit ke-91.

Kalulu tampil percaya diri dalam menjaga sisi kanan dan beberapa kali membantu serangan. Kelly juga cukup sigap dalam bertahan meski sempat melakukan kesalahan pada awal babak kedua yang hampir membuka ruang bagi Frosinone.

Celik aktif bergerak ke depan untuk membantu lini tengah dan serangan. Namun, akurasi umpan terakhirnya masih perlu diperbaiki meski ia mampu memberikan umpan yang membuka peluang bagi Conceicao.


Locatelli dan McKennie Jaga Keseimbangan

Gelandang Juventus asal Italia #5, Manuel Locatelli, merayakan gol dari penalti pada laga leg kedua babak playoff 16 besar Liga Champions UEFA antara Juventus FC dan Galatasaray SK di Stadion Allianz, Turin, 26 Februari 2026. (Isabella BONOTTO / AFP)

Locatelli menjalankan perannya dengan disiplin untuk menjaga keseimbangan antarlini Juventus. Ia membantu tim tetap terorganisasi ketika Frosinone mulai memberikan tekanan pada fase akhir pertandingan.

Douglas Luiz memperlihatkan kualitas teknik dan pergerakan yang baik dalam membangun serangan maupun memutus aliran bola lawan. Ia beberapa kali mencoba mencetak gol dari tendangan bebas dan jarak jauh, tetapi penyelesaiannya belum tepat sasaran.

McKennie memberikan kontribusi melalui kerja keras di berbagai area lapangan. Kualitas teknisnya memang tidak selalu menonjol, tetapi energinya membuat pemain Amerika Serikat itu semakin penting bagi tim.

Lanjut Baca:

Koopmeiners masuk pada menit ke-79 dan sempat kehilangan bola pada awal penampilannya. Setelah itu, ia mencoba memberikan ancaman melalui tembakan dan berhasil mendapatkan sepak pojok yang membantu Juventus meredakan tekanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya