Hongqi Jadi Mobil Pertama yang Pakai Baterai Flash Charging BYD

Hongqi ditunjuk menjadi pengguna pertama baterai Blade generasi kedua dan teknologi flash charging megawatt milik BYD.

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 22 Agustus 2026, 15:25 WIB
Hongqi E-QM5- FAW (CarNewsChina)

Liputan6.com, Jakarta - Hongqi bersiap menggunakan teknologi baterai terbaru hasil kerja sama FAW Group dan BYD. Merek mobil mewah asal China tersebut ditunjuk sebagai pengguna pertama Baterai Blade generasi kedua sekaligus teknologi pengisian daya cepat (flash charging) berkapasitas megawatt dari BYD.

Langkah ini menjadi salah satu perkembangan penting dalam industri kendaraan listrik China. Pasalnya, BYD untuk pertama kalinya disebut membuka teknologi baterai terbarunya kepada perusahaan di luar grup.

Dilansir dari CarNewsChina, Sabtu (22/8/2026), baterai tersebut akan diproduksi melalui proyek patungan FAW-FinDreams. Fasilitas produksi itu kini telah memasuki tahap produksi massal secara stabil.

Pabrik tersebut dibangun dalam tiga tahap dengan total investasi mencapai 180 miliar yuan. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung platform kendaraan listrik murni generasi terbaru milik Hongqi.

Saat beroperasi penuh, fasilitas tersebut diproyeksikan mampu memasok baterai untuk hingga 600.000 kendaraan per tahun.

Kerja sama FAW dan BYD menjadi langkah strategis di tengah perkembangan pesat kendaraan listrik. FAW berupaya memperkuat posisinya di pasar otomotif dengan menggandeng BYD serta menjalin kemitraan dengan sejumlah produsen baterai besar.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi FAW untuk mempercepat peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik.

 

Kecepatan Pengisian Daya

Mobil Mewah Kepresidenan China Hongqi Mulai Dijual di Indonesia (ist)

Integrasi teknologi baterai terbaru BYD diharapkan menjadi tambahan penting bagi jajaran kendaraan listrik Hongqi.

Hongqi sendiri merupakan salah satu merek otomotif ikonik China. Merek tersebut dikenal memproduksi kendaraan yang digunakan sebagai mobil dinas pejabat tinggi, sekaligus memiliki kendaraan yang digunakan sebagai armada taksi di China.

Penggunaan Baterai Blade 2.0 diharapkan membuat kendaraan listrik Hongqi memiliki kemampuan yang lebih baik, terutama dari sisi performa dan kecepatan pengisian daya.

Teknologi flash charging berkapasitas megawatt dari BYD juga menjadi salah satu fitur yang menarik perhatian. Teknologi tersebut dirancang untuk memungkinkan proses pengisian baterai berlangsung jauh lebih cepat.

Dengan dukungan teknologi tersebut, Hongqi berpeluang memperkuat jajaran kendaraan listriknya sekaligus meningkatkan daya saing di pasar otomotif global.

Sementara itu, produksi massal baterai melalui proyek FAW-FinDreams menunjukkan semakin eratnya hubungan kedua perusahaan dalam pengembangan kendaraan listrik.

Bagi FAW, kerja sama dengan BYD menjadi bagian dari strategi mempercepat transformasi bisnis. Sedangkan bagi Hongqi, teknologi baterai generasi baru tersebut dapat menjadi modal penting untuk menghadirkan kendaraan listrik dengan performa dan kemampuan pengisian daya yang semakin kompetitif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya