Top 3 Tekno: Celah di ChatGPT Khusus Remaja Jadi Sorotan

Celah di ChatGPT khusus remaja yang ternyata masih bisa diakali oleh pengguna menjadi sorotan.

oleh IskandarDiterbitkan 21 Agustus 2026, 11:00 WIB
Chat GPT dari OpenAI.

Liputan6.com, Jakarta - Celah di ChatGPT khusus remaja yang ternyata masih bisa diakali pengguna menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (20/8/2026) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari fitur Creator Original Picture Mode di LG OLED TV, yang diklaim pertama di dunia.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Baru Rilis, ChatGPT Khusus Remaja Ternyata Masih Bisa Diakali

OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT khusus untuk remaja berusia 13 hingga 17 tahun. Perilisan ini berangkat dari pengakuan pimpinan perusahaan Sam Altman yang menyebutkan versi standar kurang aman bagi pelajar.

Perusahaan mengklaim fitur ini didukung proteksi keamanan tingkat tinggi dan secara otomatis akan mengalihkan pengguna di bawah 18 tahun ke versi khusus. Meskipun OpenAI tidak menjelaskan detail mekanisme deteksi tersebut secara mendalam.

Mengutip Futurism, Kamis (20/8/2026), anak di bawah 13 tahun tetap dilarang menggunakan ChatGPT, walaupun pembatasan usia tersebut mudah untuk diterobos.

ChatGPT khusus remaja kini menuai kritik tajam, sebagaimana temuan dari Joshua Nelken-Zitser, Jurnalis Business Insider, batasan dari fitur ini disebut tidak efektif.

Nelken-Zitser menguji coba dengan menggunakan akun fiktif remaja berusia 15 tahun dan meminta chatbot membuat esai 800 kata dari buku The Crucible. Awalnya, chatbot tersebut menolak dan menyarankan pengguna menulis sendiri. Namun, pada akhirnya luluh juga saat didesak dan dimanipulasi.

Chatbot akhirnya menghasilkan esai 608 kata sebelum kembali dipaksa membuat esai 776 kata dengan tingkat detail kedalaman yang sama dengan versi standar.

Baca selengkapnya di sini

2. Membedah Fitur Creator Original Picture Mode di LG OLED TV, Apa Saja Kecanggihannya?

Fitur Creator Original Picture Mode di LG OLED TV. Liputan6.com/Iskandar

Para penikmat film dan antusias home cinema kini dapat menikmati kualitas tayangan kelas studio langsung dari ruang keluarga. LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan fitur mutakhir Creator Original Picture Mode pada Smart TV OLED 2026, yakni seri LG OLED evo AI G6 dan C6.

Fitur inovatif ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah umum pada smart TV premium, di mana pemrosesan gambar berlebihan sering kali mengorbankan estetika dan detail asli yang dirancang oleh sutradara.

TowerSenior Product Trainer Media Entertainment LG Electronics Indonesia, Hartanto, menegaskan keunggulan fitur baru ini tak lepas dari sokongan dapur pacu pemroses visual terbaru milik LG, yaitu Alpha 11 AI Processor.

"Fitur eksklusif ini bisa berjalan lancar karena dukungan dapur pacu utama kami, Alpha 11 AI Processor Gen3. Bahkan di lini TV LG generasi sebelumnya maupun kompetitor, fitur Creator Original Picture Mode ini belum tersedia," ungkap Hartanto.

Ia menambahkan, mayoritas TV di pasaran cenderung memproses gambar agar terlihat sangat tajam dan terang secara artifisial.

Baca selengkapnya di sini

3. Regulasi Ini bakal Gerus Pendapatan Apple di App Store

Apple Blokir 1,1 Miliar Akun Palsu, Ternyata Aplikasi di iPhone Pun Bisa Jadi Jebakan. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Sekuritas dan bursa Amerika Serikat (AS) menerima berkas Form 10-Q yang menjadi sorotan karena berisikan keterbukaan informasi dari Apple. Berkas tersebut membahas masalah toko aplikasi alternatif selain App Store serta para pengembang yang memonetisasi aplikasi mereka melalui tautan eksternal.

Dikutip dari Appleinsider, Kamis (20/8/2026), Apple mungkin memperoleh pendapatan yang lebih rendah jika pengembang pihak ketiga menggunakan metode alternatif dari penjualan aplikasi dan konten digital mereka, termasuk model distribusi langsung ke konsumen. Bahkan dalam keadaan terburuk, Apple bisa saja tidak mendapatkan komisi sama sekali.

Finance Times dalam laporannya memandang isu ini sebagai tanda pertarungan regulasi Apple di seluruh dunia akan berdampak pada bisnis layanan bernilai USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.783 triliun.

Dalam riset Sensor Tower pada kuartal kedua 2026, pengeluaran App Store turun 6% secara tahunan (YoY) jika dibandingkan pertumbuhan 9% pada tahun sebelumnya. 

Pendapatan komisi Apple di AS mengalami penurunan sejauh 18% pada tahun 2026 jika melihat dari data lain yang disajikan oleh Appfigures.

Sensor Tower mengatakan pengeluaran konsumen AS di App Store telah terdampak secara signifikan oleh putusan seperti gugatan hukum Epic Games. Namun, laporan tersebut berbasis di AS.

Baca selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya