Kisah Perempuan dan Kehidupan Terekam dalam Karya Lima Seniman

oleh Budy SantosoDiterbitkan 20 Agustus 2026, 16:08 WIB
Kisah Perempuan dan Kehidupan Terekam dalam Karya Lima Seniman
Pameran seni bertajuk As all gather in commons mempertemukan karya terbaru lima seniman, yakni Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan yang hadir dari pengalaman personal masing-masing seniman. Beragam karya ditampilkan melalui medium lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi, hingga benda temuan. Konsep commons dimaknai sebagai ruang bersama untuk berbagi pengalaman dan ekspresi secara terbuka. Karya-karya tersebut juga merekam keseharian, ingatan, kerja domestik, serta pengalaman perempuan lintas generasi yang kemudian dihadirkan menjadi bagian dari percakapan kolektif melalui seni.
Pengunjung melihat sejumlah karya yang dipamerkan dalam pameran As all gather in commons yang menghadirkan karya lima seniman, Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan melalui beragam medium, mulai dari lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi hingga benda temuan. (KLY/Budy Santoso)
Pengunjung melihat sejumlah karya yang dipamerkan dalam pameran As all gather in commons yang menghadirkan karya lima seniman, Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan melalui beragam medium, mulai dari lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi hingga benda temuan. (KLY/Budy Santoso)
Pengunjung melihat sejumlah karya yang dipamerkan dalam pameran As all gather in commons yang menghadirkan karya lima seniman, Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan melalui beragam medium, mulai dari lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi hingga benda temuan. (KLY/Budy Santoso)
Pengunjung melihat sejumlah karya yang dipamerkan dalam pameran As all gather in commons yang menghadirkan karya lima seniman, Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan melalui beragam medium, mulai dari lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi hingga benda temuan. (KLY/Budy Santoso)
Pengunjung melihat sejumlah karya yang dipamerkan dalam pameran As all gather in commons yang menghadirkan karya lima seniman, Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan melalui beragam medium, mulai dari lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi hingga benda temuan. (KLY/Budy Santoso)
Pengunjung melihat sejumlah karya yang dipamerkan dalam pameran As all gather in commons yang menghadirkan karya lima seniman, Dian Utami, Ella Wijt, Meliantha Muliawan, Sekarputi Sidhiawati, dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran ini mengangkat tema domestisitas, identitas, masa kanak-kanak, perempuan, dan keibuan melalui beragam medium, mulai dari lukisan, tekstil, keramik, cetakan, karya tiga dimensi hingga benda temuan. (KLY/Budy Santoso)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya