Advertisement
Liputan6.com, Jakarta - Jeje (36) tak menyangka perjalanan rutinnya menggunakan KRL Commuter Line, Kamis (20/8/2026) pagi bakal berbeda dari biasanya. Kereta yang biasa diandalkannya untuk berangkat bekerja harus menghadapi gangguan perjalanan.
Penumpukan penumpang terjadi di sejumlah stasiun, imbas insiden di Stasiun Tebet serta gangguan di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper.
Awalnya, Jeje yakin kereta yang ditunggunya akan tiba sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, meski sudah datang lebih awal, ia harus menunggu hingga pukul 08.20 WIB.
Masalahnya tak berhenti di situ. Jeje mengatakan kereta yang ditumpanginya sempat beberapa kali tertahan. Ia bahkan harus berpindah kereta untuk melanjutkan perjalanan.
"Terus ketahan berkali-kali mau ke cilebut, pindah-pindah kereta di Depok dan Pasar Minggu gegara cuma pake satu jalur," kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (20/8/2026).
Karena kereta beberapa kali tertahan dan harus berpindah-pindah, Jeje akhirnya memilih turun dan melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta.
"Baru sampai lokasi di kawasan Kota Tua jam 11.00 WIB, telat sejam-an. Karena turun Stasiun Tebet sambung-sambung TJ ke Kota," cerita Jeje.
Cerita Lainnya
Berbeda dengan Jeje, penumpang lainnya justru memilih tidak memaksakan diri saat mengetahui perjalanan KRL terganggu.
Carina tiba di stasiun sekitar pukul 08.15 WIB, tetapi melihat penumpukan penumpang akibat kereta yang tertahan, membuatnya mengambil pilihan lain.
Alih-alih ikut berdesakan, ia memilih mencari tempat makan di sekitar stasiun dan menunggu hingga kondisi kembali normal.
"Orang pada numpuk di Stasiun Depok, gue melipir cari tempat makan dekat stasiun. Udah deh gue di sana sampai jam 10.00 WIB. Jam 10.00 WIB gue balik stasiun lagi udah normal," cerita Carina kepada Liputan6.com.
Gangguan tersebut juga tak membuatnya terlambat bekerja. Carina mengaku memiliki jam kerja yang fleksibel dan tetap bisa menyelesaikan pekerjaannya selama perjalanan dengan menggunakan ponsel.
"Telat sih enggak, kan kantor gue bebas, enggak ada jam masuk. Rencana gue sebelum jam 9 nyampai kantor biar bisa buka laptop di kantor. Tapi karena KRL gangguan, ya aku ngedit di kereta pakai hp," tuturnya.
2 Insiden Ganggu KRL Lintas Bogor dan Tangerang Pagi Ini
Sebelumnya, Dua insiden mewarnai perjalanan Commuter Line Lintas Bogor dan Lintas Tangerang pada Kamis (20/8/2026) pagi. Akibatnya, perjalanan warga mengalami keterlambatan.
Insiden pertama terjadi pada KRL relasi Bogor-Jakarta Kota. Perjalanan terhambat setelah seorang warga tertemper di dekat Stasiun Tebet.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota sehubungan KA 1183 (Bogor-Jakarta Kota) di antara Stasiun Pasar Minggu-Manggarai tertemper orang. Saat ini dalam penanganan petugas," tulis keterangan @CommuterLine.
Sementara itu, perjalanan KRL Commuter Line relasi Duri-Tangerang juga turut mengalami keterlambatan setelah KA 1914A tertemper sepeda motor.
“Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuterline Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper,” tulis @CommuterLine, dikutip Kamis (20/8/2026).
Selain mengevakuasi sepeda motor, petugas juga melakukan pengecekan terhadap rangkaian KA.
“Perjalanan Commuterline saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan sepeda motor yang menghalangi jalur dan pengecekan rangkaian KA,” lanjut keterangan tersebut.