Manchester United Sudah Bikin 5 Blunder di Bursa Transfer Musim Panas Ini

Menjelang laga perdana 2026/2027, Manchester United baru merekrut dua pemain.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 Agustus 2026, 22:38 WIB
Suasana di luar kandang Manchester United (MU), Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta - Jelang laga pembuka Premier League 2026/2027 kontra Hull City akhir pekan ini, Manchester United baru menghadirkan dua rekrutan berkualitas: Youri Tielemans dan Andrey Santos. Minimnya aktivitas membuat kemampuan Setan Merah bersaing musim ini dipertanyakan.

Padahal, United semula diprediksi agresif setelah kepergian Casemiro, penunjukan Michael Carrick sebagai manajer, serta kepastian kembali ke Liga Champions. Di bawah INEOS, awal bursa sempat terlihat menjanjikan dan momen semakin terbuka menyusul kepergian Pep Guardiola dari Manchester City.

Namun, rangkaian keputusan di pasar pemain justru dinilai kurang tepat. Give Me Sport merangkum lima langkah yang berpotensi menjadi bumerang bagi United pada musim panas ini.


Lambat Bergerak untuk Lewis Hall

Bek Timnas Inggris, Lewis Hall. (Paul ELLIS / AFP)

Kebutuhan akan bek kiri baru dinilai mendesak meski Luke Shaw masih tersedia. Shaw tampil dalam seluruh pertandingan Premier League musim lalu, tetapi usianya yang sudah 31 tahun membuat persaingan di posisi tersebut penting untuk dijaga.

Nama Lewis Hall mengemuka di kalangan suporter bahkan sebelum bursa dibuka. Meski demikian, minat INEOS kepada bek Newcastle United itu baru muncul pada awal Agustus.

Pada titik tersebut, Newcastle sudah mendapatkan suntikan dana dari penjualan Sandro Tonali, Bruno Guimaraes, dan Anthony Gordon. Manchester United kemudian mendapat penegasan bahwa Hall tidak untuk dijual. Menurut Give Me Sport, situasi mungkin berbeda jika United bergerak sebelum Guimaraes pindah ke Arsenal dan Tonali merapat ke Tottenham Hotspur.


Pelapis Benjamin Sesko Belum Ada

Martin Zubimendi dari Arsenal, kanan, menantang Benjamin Sesko dari Manchester United dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

United juga belum menambah penyerang yang dapat menjadi pelapis utama bagi Benjamin Sesko. Joshua Zirkzee menjalani periode kurang meyakinkan sejak datang dan belum mampu tampil solid saat Sesko absen.

Marcus Rashford memang diperkirakan bertahan dan bisa dijadikan opsi. Namun, inkonsistensi performa serta kecenderungan bermain di sisi kiri membuat kebutuhan akan penyerang tengah baru tetap krusial.

Salah satu nama yang dapat dipertimbangkan adalah Nicolas Jackson dari Chelsea. Biaya transfernya diperkirakan tinggi, tetapi kondisi di Stamford Bridge disebut membuka peluang apabila United serius mengajukannya.


Enggan Pecahkan Rekor, Tchouameni Dianggap Solusi yang Diacuhkan

Aurelien Tchouameni. Thomas COEX / AFP

Manchester United tercatat menjadi satu-satunya klub dari enam besar Premier League yang belum mengeluarkan 100 juta poundsterling untuk satu pemain. Sikap hati-hati ini dipahami, tetapi berisiko membuat United tertinggal dalam perburuan talenta top di tengah harga pasar yang kian melambungi.

Lanjut Baca:

Aurelien Tchouameni dinilai sebagai profil tepat untuk menggantikan peran Casemiro. Gelandang Real Madrid tersebut punya kekuatan fisik dan kemampuan transisi yang sesuai kebutuhan United. Real merekrutnya pada musim panas 2022 sebagai pengganti Casemiro, dan United disebut menyukainya. Peluang sempat dinilai terbuka setelah United mengakui kekalahan dari Manchester City dalam perburuan Anderson. Namun hingga kini, INEOS belum mengambil langkah konkret untuk membawa Tchouameni ke Old Trafford. Sementara itu, para pesaing telah memperkuat lini tengah: Arsenal mendatangkan Guimaraes, Tottenham merekrut Tonali, dan Manchester City mendapatkan Anderson. Sebelumnya, Chelsea membayar mahal untuk Moises Caicedo, sementara Liverpool melakukan hal serupa untuk Dominik Szoboszlai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya