Liputan6.com, Jakarta - Stellantis melakukan penarikan kembali atau recall terhadap hampir 850.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS). Recall tersebut dilakukan bukan karena masalah pada mesin, melainkan gangguan perangkat lunak yang berpotensi membuat tampilan kamera belakang tidak muncul saat kendaraan dipindahkan ke posisi mundur.
Mengutip Motor1, Kamis (20/8/2026), recall ini mencakup sejumlah kendaraan model tahun 2026 dan 2027 dari berbagai merek di bawah naungan Stellantis.
Advertisement
Secara global, jumlah kendaraan yang terdampak mencapai sekitar 955.000 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 848.000 unit berada di Amerika Serikat.
Masalah pada kendaraan yang terdampak berasal dari perangkat lunak pada sistem radio. Ketika gangguan terjadi, layar utama kendaraan tidak menampilkan gambar dari kamera belakang saat pengemudi memasukkan transmisi ke posisi mundur.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kamera belakang merupakan salah satu perangkat yang membantu pengemudi melihat area di belakang kendaraan ketika melakukan manuver mundur.
Meski demikian, Stellantis menyatakan belum mengetahui adanya kecelakaan maupun cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut.
Recall ini melibatkan sejumlah model dari berbagai merek, antara lain Chrysler Pacifica, Pacifica Plug-in Hybrid, Voyager, Dodge Charger, Jeep Cherokee, Compass, Gladiator, Grand Cherokee, Grand Cherokee L, Grand Wagoneer, Grand Wagoneer L, Wrangler, Ram 1500, Ram 2500, ProMaster, dan ProMaster EV.
Menariknya, pemilik kendaraan yang terdampak tidak selalu harus membawa mobil ke bengkel atau dealer. Stellantis menyiapkan pembaruan perangkat lunak melalui sistem over-the-air (OTA) untuk memperbaiki gangguan pada sistem kamera belakang.
Dengan metode tersebut, pembaruan dapat diunduh langsung ke kendaraan sehingga sebagian besar pemilik tidak perlu datang ke dealer.
Namun, kendaraan yang tidak dapat menerima pembaruan OTA atau mengalami kendala saat proses instalasi tetap harus diperbaiki melalui dealer.
Berkaitan dengan Aspek Keselamatan
Stellantis juga mengingatkan pengemudi untuk tetap memperhatikan kondisi sekitar dan menggunakan kaca spion apabila kamera belakang tidak menampilkan gambar ketika kendaraan sedang bergerak mundur.
Recall ini menunjukkan bahwa persoalan perangkat lunak pada kendaraan modern juga dapat berkaitan dengan aspek keselamatan.
Meskipun gangguan tersebut tidak memengaruhi kemampuan mobil untuk tetap dikendarai, hilangnya tampilan kamera belakang dapat mengurangi visibilitas pengemudi saat melakukan manuver mundur.
Karena itu, pembaruan perangkat lunak menjadi bagian penting dalam pemeliharaan kendaraan modern, terutama ketika sistem elektronik dan perangkat keselamatan semakin terintegrasi dengan berbagai fungsi kendaraan.