Liputan6.com, Jakarta - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (17/8).
Pada kesempatan itu, Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda bertindak sebagai inspektur upacara.
Advertisement
Pelaksanaan upacara di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus menegaskan posisi kawasan perbatasan sebagai pintu masuk negara dan etalase Indonesia di hadapan masyarakat internasional.
Dalam amanatnya, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang dan tidak diperoleh secara cuma-cuma.
Karena itu, kemerdekaan perlu diisi melalui kontribusi nyata seluruh masyarakat dalam menjaga persatuan serta membangun bangsa.
“Semoga kemerdekaan kita tahun ini terus memberikan dan memupuk rasa nasionalisme dan kebanggaan kepada kita semua,” tegas Rifqinizamy.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan menjalankan peran masing-masing secara bertanggung jawab. Menurutnya, semangat tersebut penting untuk terus dijaga, terutama di kawasan perbatasan yang memiliki posisi strategis dalam memperlihatkan wajah Indonesia kepada dunia.
Rifqinizamy juga menekankan pentingnya pelayanan dan keramahan di kawasan perbatasan. Menurutnya, PLBN harus mampu menjadi pintu masuk sekaligus etalase terbaik Indonesia dengan memberikan pelayanan yang ramah dan menciptakan kesan positif bagi setiap warga negara asing yang melintasi perbatasan.
“Jadilah pintu masuk dan etalase pertama yang ramah, yang memberikan kesan terbaik bagi siapa pun warga negara asing yang melintasi perbatasan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap Indonesia tidak hanya dipandang sebagai negara besar karena luas wilayahnya, tetapi juga karena karakter, kepribadian, dan nilai kebangsaan yang dimiliki masyarakatnya.
Nilai tersebut, menurutnya, perlu terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana keteladanan yang telah ditunjukkan para pendiri bangsa.
Upacara HUT Kemerdekaan RI di PLBN Entikong dihadiri unsur TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pejabat perbatasan Tebedu, Malaysia, masyarakat adat, mahasiswa, serta pelajar di kawasan Entikong.
Rangkaian peringatan juga diisi dengan berbagai penampilan seni dan budaya, antara lain yel-yel Paskibraka Kecamatan Entikong, Reog Ponorogo, Tari Melayu, Tari Dayak, serta atraksi seni bela diri dari tim pencak silat dan Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI di PLBN Entikong menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kebangsaan sekaligus mengingatkan bahwa perbatasan bukan sekadar tempat melintas antarnegara, melainkan ruang perjumpaan masyarakat dan wajah Indonesia yang hadir secara langsung di beranda terdepan negeri.