Pertemuan Internal Polwil Banyumas Bukan Mendukung Capres

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Paiman menegaskan, pihaknya tak pernah memerintahkan jajarannya untuk berpihak pada capres tertentu. Polri telah mengirim telegram berisi perintah agar polisi menjaga kenetralan dalam Pilpres.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Juli 2004, 20:41 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Markas Besar Polri membantah pertemuan internal Kepolisian Wilayah Banyumas di Markas Besar Kepolisian Banjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah, seperti terekam dalam video compact disc bertujuan mendukung salah satu calon presiden. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Paiman menegaskan, pihaknya tidak pernah memerintahkan jajarannya untuk berpihak kepada capres tertentu. Demikian disampaikan Paiman di Jakarta, Senin (26/7).

Paiman menilai ceramah Kepala Polwil Banyumas Komisaris Besar A.A. Mapassar M.M tidak mengarah agar peserta pertemuan mendukung capres tertentu. Buktinya Mapassar pada akhir ceramah, meminta peserta memilih capres atau calon wakil presiden sesuai hati nurani [baca: KPU Menunggu Laporan Panwaslu Soal Pengaduan Iluni]. Menurut Paiman, sebelum Pemilihan Umum Presiden, Polri telah mengirimkan dua telegram kepada jajarannya berisi permintaan polisi bersikap netral saat Pemilihan Presiden. "Kita sudah mengeluarkan petunjuk ke setiap wilayah untuk bersikap netral," ucap Paiman.

Rekaman VCD pertemuan Kapolwil Banyumas di Markas Polres Banjarnegara pertama kali di publikasikan oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni), Ahad kemarin [baca: Iluni Menuduh Polri Menyalahgunakan Wewenang dalam Pilpres]. Iluni menyatakan, ada indikasi keberpihakan Polri pada capres tertentu dalam rekaman itu.(ZAQ/Nina Bahri dan Erwin Arief)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya