Dramatis, Sampan Bawa Puluhan Penumpang Terbalik Diterjang Ombak Besar

Sampan membawa penumpang menuju kapal.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 17 Agustus 2026, 10:11 WIB
Sampan pelansir penumpang terbalik setelah dihantam ombak besar. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sampan pelansir penumpang terbalik setelah dihantam ombak besar secara beruntun di kawasan Dermaga Penyeberangan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Minggu (16/8/2026) pukul 18.00 WIB.

Sampan membawa puluhan penumpang dari dermaga menuju kapal utama yang akan berlayar ke wilayah selatan Kecamatan Pematang Sawa.

Peristiwa terjadi ketika sampan hendak mengantarkan penumpang ke kapal terakhir yang dijadwalkan berangkat. Namun, kondisi laut tiba-tiba memburuk. Gelombang besar datang berulang kali dan menghantam sampan hingga akhirnya terbalik.

Kejadian tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman, sejumlah pekerja penyeberangan terlihat berusaha menahan sekaligus mengendalikan sampan yang dihantam gelombang.

Namun, kuatnya ombak membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil. Sampan akhirnya kehilangan keseimbangan dan terbalik.

Kepala Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Kotaagung, Iqbal mengatakan, kondisi gelombang yang mendadak membesar membuat keberangkatan kapal terakhir menuju Pematang Sawa terpaksa ditunda.

"Ini kapal terakhir. Saat kami sedang menaikkan penumpang, tiba-tiba datang ombak besar. Karena kondisi cuaca seperti itu, keberangkatan kapal saya pending dan tidak dilanjutkan," kata Iqbal, Senin (17/8/2026).

Menurut dia, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menilai kondisi perairan tidak aman untuk pelayaran. Keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi pertimbangan utama.

Padahal, sejumlah penumpang sempat meminta kapal tetap diberangkatkan lantaran memiliki keperluan di Pematang Sawa, termasuk untuk mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Penumpang memang meminta agar tetap diberangkatkan karena ada yang ingin mengikuti upacara. Tetapi saya tetap tidak berani memberangkatkan kapal hari ini," jelasnya.

Para penumpang kemudian diarahkan melanjutkan perjalanan pada Senin (17/8/2026) pagi, sekitar pukul 09.00-10.00 WIB, dengan catatan kondisi laut sudah memungkinkan.

Iqbal memastikan tidak ada penumpang maupun awak kapal yang mengalami luka dalam insiden tersebut.

Seluruh penumpang yang berada di sampan maupun kapal langsung diturunkan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko yang lebih besar. Sejumlah penumpang hanya mengalami pakaian dan barang bawaan yang basah.

"Alhamdulillah tidak ada yang luka, cuma basah saja. Sampai hari ini juga tidak ada laporan apa-apa. Tadi kami juga didampingi dari Polair. Semuanya kami turunkan," jelasnya.

Insiden itu menjadi perhatian lantaran terjadi ketika kondisi cuaca di perairan Kotaagung tiba-tiba memburuk. Demi keselamatan, keberangkatan kapal terakhir akhirnya diputuskan untuk ditunda.

Hingga Senin pagi, tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa akibat sampan terbalik tersebut.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya