CATL Siapkan Jaringan Perbaikan Baterai Mobil Listrik di 100 Kota Dunia

CATL berencana membangun jaringan perbaikan baterai mobil listrik di 100 kota dunia hingga akhir 2026. Layanan ini ditujukan untuk memangkas biaya perbaikan.

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 18 Agustus 2026, 10:28 WIB
CATL siap memulai produksi massal akhir 2025, didukung jaringan lebih dari 500 stasiun tukar baterai di Tiongkok (CATL)

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik mobil listrik kini berpotensi tidak lagi harus mengganti satu paket baterai ketika terjadi kerusakan pada bagian tertentu. Produsen baterai asal China, CATL, berencana memperluas layanan perbaikan baterai kendaraan listrik ke 100 kota di seluruh dunia hingga akhir 2026.

Langkah tersebut dilakukan melalui layanan Ning Service, yang dikembangkan CATL untuk menangani baterai kendaraan listrik dengan pendekatan perbaikan komponen, bukan sekadar mengganti seluruh paket baterai.

Hingga saat ini, Ning Service telah memiliki delapan pusat layanan yang dioperasikan langsung CATL di China, ditambah dua lokasi internasional di Norwegia dan Istanbul. Di luar jaringan tersebut, Ning Service juga memiliki 1.376 pusat layanan waralaba di 84 negara.

Dilansir dari lama CarNewsChina, Senin (17/8/2026) CATL mengembangkan metode cell-to-pack repair, yang memungkinkan bagian baterai yang rusak diperbaiki atau diganti secara lebih spesifik. Pendekatan ini ditujukan untuk menghindari kondisi ketika kerusakan pada bagian kecil berujung pada penggantian seluruh baterai.

CATL mengklaim metode tersebut dapat memangkas biaya perbaikan hingga 10 kali lipat, dari sekitar 100.000 yuan atau setara dengan Rp 264 Jutaan, hingga menjadi 10.000 yuan hingga Rp 26 Jutaan. Meski demikian, CATL dan Ning Service belum mengungkapkan skema harga spesifik untuk setiap jenis perbaikan.

Selain menekan biaya, CATL juga ingin mempercepat waktu pengerjaan. Pusat layanan terbaru Ning Service menargetkan perbaikan selesai dalam 72 jam atau kurang, sementara truk layanan perbaikan bergerak diklaim dapat menangani sekitar 90 persen kasus yang tidak membutuhkan perbaikan mendalam dengan waktu pengerjaan hingga sekitar 48 jam.

Penakanan Biaya Perbaikan

 

Untuk mendukung proses tersebut, CATL menggunakan otomatisasi dan robot pada lini perbaikannya. Robot tersebut diklaim dapat melakukan sejumlah pekerjaan pada paket baterai, termasuk pemotongan, pengecatan, dan pemberian perekat.

Menariknya, layanan terbaru Ning Service disebut tidak lagi terbatas pada kendaraan listrik yang menggunakan baterai CATL. Jaringannya kini diklaim dapat menangani 76,8 persen model kendaraan energi baru yang dijual di China, meningkat dari sebelumnya 47 persen.

CATL juga memperkenalkan truk layanan perbaikan bergerak berbasis listrik. Kendaraan tersebut diklaim memiliki jarak tempuh hingga 800 km, mampu melakukan 30 jenis diagnosis dan sekitar 50 jenis perbaikan.

Ekspansi ini menunjukkan bahwa CATL tidak hanya ingin menjadi pemasok baterai kendaraan listrik, tetapi juga membangun layanan purnajual di sepanjang siklus hidup baterai. Bagi pengguna EV, pendekatan tersebut berpotensi membuat biaya dan waktu perbaikan baterai menjadi lebih terukur.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya