Liputan6.com, Jakarta - Google kembali rilis model AI terbarunya, Gemini 3.7 Flash. Peluncuran ini hanya selang tiga minggu dari perkenalan Gemini 3.6 Flash, dengan peningkatan signifikan, khususnya untuk kebutuhan coding dan penggunaan AI agent.
Disitat dari Arstechnica, Jumat (14/8/2026), Gemini 3.7 Flash dirancang sebagai model yang mampu menangani pekerjaan software engineering, pengembangan web, hingga berbagai tugas berbasis pengetahuan yang kompleks.
Advertisement
Google juga meningkatkan kemampuan model dalam mengikuti instruksi, menghasilkan kode secara lebih akurat sejak percobaan pertama, serta menangani pekerjaan yang membutuhkan sejumlah langkah dan penggunaan berbagai tool secara mandiri.
Dalam pengujian yang dipaparkan Google, Gemini 3.7 Flash menunjukkan peningkatan dibandingkan Gemini 3.6 Flash di sejumlah benchmark. Pada FrontierCode 1.1 Main untuk kualitas kode, skornya meningkat dari 34,4 persen menjadi 43,6 persen.
Sementara untuk DeepSWE v1.1, yang menguji kemampuan software engineering, skornya naik dari 49 persen menjadi 65,3 persen. WebDev Arena juga meningkat dari 1.538 menjadi 1.588 poin.
Kemampuan Memahami Dokumen
Peningkatan turut terlihat dalam kemampuan memahami dokumen dan menjalankan alur kerja bisnis. Skor Gemini 3.7 Flash pada GDP.pdf naik dari 22 persen menjadi 34 persen, dan AutomationBench meningkat dari 17 persen menjadi 30,4 persen.
Kemampuan tersebut membuat Google menempatkan Gemini 3.7 Flash, sebagai model yang lebih siap menjalankan pekerjaan berbasis AI agent, terutama tugas yang membutuhkan proses berulang dan pengambilan tindakan secara bertahap.
Dari sisi spesifikasi, Gemini 3.7 Flash mendukung input berupa teks, gambar, audio, dan video. Model ini memiliki context window hingga 1 juta token, dengan kemampuan menghasilkan output hingga 64.000 token.
Basis pengetahuannya memiliki batas waktu hingga Maret 2026, meski untuk sejumlah area tertentu cakupannya hanya sampai Januari 2025.
Harga Google Gemini 3.7 Flash
Google juga memberikan harga perkenalan yang lebih rendah untuk Gemini 3.7 Flash. Hingga 31 Desember 2026, biaya API ditetapkan sebesar Rp 13.500 per 1 juta token input dan Rp 67.500 per 1 juta token output.
Selain itu, mulai 1 Januari 2027, tarif tersebut dijadwalkan naik menjadi sekitar Rp 27.000 per 1 juta token input dan Rp 135.000 per 1 juta token output.
Sebagai informasi, Gemini 3.7 Flash sudah dapat digunakan pengembang melalui Gemini API, Google AI Studio, Android Studio, dan Google Antigravity. Untuk kalangan bisnis, model ini tersedia melalui Gemini Enterprise Agent Platform dan aplikasi Gemini Enterprise.
Sementara pengguna individu yang berlangganan Google AI Pro atau Ultra, dapat memanfaatkan Gemini 3.7 Flash melalui Gemini Spark, asisten AI personal Google yang dirancang menangani berbagai pekerjaan secara lebih mandiri.