Bebizie Diperiksa KPK soal Transaksi Perusahaan, Singgung Honor Nyanyi di Kaltim

Bebizie memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dugaan TPPU di Kutai Kartanegara dan menjelaskan transaksi honor menyanyi pada 2017-2018.

oleh Febi Anindya KiranaDiterbitkan 14 Agustus 2026, 10:40 WIB
Bebizie penuhi panggilan KPK (instagram.com/bebizie)

Liputan6.com, Jakarta - Bebizie Sri Mulyati memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Kehadirannya berkaitan dengan pemeriksaan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dalam pemeriksaan tersebut, Bebizie dimintai penjelasan terkait namanya yang tercatat dalam transaksi perusahaan yang tengah ditelusuri penyidik.

"Ya, hari ini saya memenuhi panggilan dari KPK sehubungan dengan pemeriksaan, membantu pemeriksaan kasus hari ini. Dan status saya sebagai penyanyi, mengisi acara di Kalimantan Timur," ujar Bebizie saat ditemui di Gedung KPK, Kamis (13/08/2024).


Bebizie Jawab Persoalan Menyanyi di Kalimantan Timur

Bebizie (instagram.com/bebizie)

"Sehingga saya ditanya ada kaitan apa, jadi saya menjelaskan bahwa di 2017-2018 itu saya ada beberapa kali nyanyi di Kalimantan Timur yang diundang oleh PT, lalu ada PT yang mengundang saya. Itu aja," sambungnya.

Kedatangan penyanyi yang juga politisi PAN ini bertujuan untuk mengklarifikasi adanya transaksi keuangan yang tercatat di masa lalu. Ia menjelaskan kepada penyidik bahwa uang yang diterima tersebut murni merupakan honor profesional atas jasanya sebagai pengisi acara di daerah tersebut.


Penuhi Panggilan dan Jawab 29 Pertanyaan

"Ya, jadi karena ada transaksi pembayarannya gitu, sehingga saya dipanggil terkait itu. Insya Allah sudah dipertanggungjawabkan karena memang selaku saya dulu sebagai penyanyi," kata Bebizie.

Bebizie menegaskan bahwa seluruh kontrak kerja yang ia jalani tersebut terjadi sekitar tujuh tahun yang lalu saat ia masih sangat aktif manggung.

"Secara profesional, betul. Itu saja, itu saja yang dikomunikasikan," tuturnya.

Ia menuturkan, pemeriksaan penyidik berkaitan dengan transaksi pembayaran dari perusahaan kepada dirinya atas pekerjaan menyanyi yang dilakukan pada 2017-2018.

"Sekitar 29 (pertanyaan) terkait ya, saya dulu kontrak nyanyi 2017 sampai 2018 yang saya nyanyi di Kalimantan Timur," jelas Bebizie.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya