Karim Adeyemi di Barcelona: Tempat yang Tepat untuk Wujudkan Potensi Besarnya

Karim Adeyemi punya peluang besar di Barcelona untuk membuktikan potensinya bersama Hansi Flick setelah pindah dari Borussia Dortmund.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 14 Agustus 2026, 08:12 WIB
Barcelona merampungkan transfer penyerang Timnas Jerman, Karim Adeyemi, dari Borussia Dortmund. (Doc Barcelona)

Liputan6.com, Jakarta - Karim Adeyemi memasuki fase penting dalam kariernya setelah Barcelona merekrutnya dari Borussia Dortmund. Penyerang sayap asal Jerman itu memiliki kecepatan dan etos kerja yang sesuai dengan karakter permainan Hansi Flick.

Selama empat musim bersama Dortmund, Adeyemi mencatat 36 gol dan 25 assist dari 146 penampilan. Statistik tersebut belum sepenuhnya menggambarkan potensi besar pemain berusia 24 tahun itu sehingga kepindahan ke Barcelona menjadi kesempatan penting untuk berkembang.

Barcelona membayar €22 juta (sekitar Rp453,3 miliar) untuk mendapatkan Adeyemi ketika kontraknya di Dortmund memasuki tahun terakhir. Flick menjadi sosok penting di balik transfer tersebut karena sudah mengenal kualitas sang pemain sejak level Timnas Jerman.


Flick Punya Kepercayaan terhadap Adeyemi

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bereaksi dalam laga persahabatan antara Barcelona dan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Seoul, Korea Selatan, Kamis, 31 Juli 2025. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Flick memberikan debut Timnas Jerman kepada Adeyemi pada September 2021 dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Armenia. Adeyemi langsung mencetak gol dalam kemenangan telak 6-0 dan kemudian masuk skuad Jerman untuk Piala Dunia 2022.

Gaya bermain Adeyemi yang mengandalkan kecepatan dan kerja keras sangat sesuai dengan kebutuhan Flick di sektor sayap. Namun, persaingan untuk mendapatkan tempat utama tidak mudah karena Lamine Yamal, Raphinha, dan Anthony Gordon juga memiliki status penting dalam lini serang Barcelona.


Peran dari Bangku Cadangan Bisa Menguntungkan

Rekrutan anyar Barcelona, Karim Adeyemi dalam sesi latihan. (Barcelona)

Adeyemi mungkin harus memulai musim sebagai pemain pelapis, tetapi situasi tersebut justru dapat memberinya ruang untuk beradaptasi tanpa tekanan besar. Beberapa penampilan terbaiknya bersama Dortmund dalam beberapa waktu terakhir juga hadir ketika ia masuk sebagai pemain pengganti.

Kemampuannya bermain di berbagai posisi lini depan membuat peluang mendapatkan menit bermain tetap terbuka. Marcus Rashford menjalankan peran serupa pada musim lalu dan mencatat 14 gol serta 14 assist dalam 49 pertandingan sehingga Adeyemi memiliki contoh yang bisa diikuti.

Jika mampu menghasilkan kontribusi serupa, Adeyemi dapat membangun kepercayaan diri sebelum mengejar posisi starter secara reguler. Kesabaran menjadi faktor penting karena persaingan internal Barcelona sangat ketat.


Pendekatan Keras Flick Bisa Jadi Kunci

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bertepuk tangan saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Elche di Barcelona, Spanyol, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Flick juga memiliki pendekatan yang tegas untuk membantu Adeyemi mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dalam laga uji coba melawan Birmingham City, sang pemain ditarik keluar pada babak pertama setelah gagal menyelesaikan dribel dan kehilangan bola sembilan kali.

“Karim - beberapa hal yang dia lakukan tidak terlalu bagus,” ujar Flick. “Saya pikir dia memiliki potensi lebih untuk ditunjukkan, tetapi dia masih berada di minggu pertama latihan, jadi itu normal.”

Flick juga menilai Adeyemi mampu memberikan lebih banyak setelah melihat performanya dalam sesi latihan. Setelah laga tersebut, sang pemain memperlihatkan perkembangan ketika menghadapi Nottingham Forest dan Udinese.

Kecepatan Adeyemi dapat menjadi senjata penting bagi Barcelona yang mengejar gelar di berbagai kompetisi. Jika mampu menerima tuntutan Flick dan memaksimalkan setiap kesempatan, Barcelona bisa menjadi tempat yang membuat potensinya akhirnya benar-benar terwujud.

Sumber: Barca Blaugranes

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya