Liputan6.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diwarnai insiden mengejutkan. Ratusan pelajar dari lima sekolah dilarikan ke rumah sakit karena keracunan setelah menyantap menu yang dibagikan.
Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Zulkarnain Barus, mengungkapkan bahwa insiden ini melibatkan tiga sekolah tingkat atas dan dua sekolah menengah pertama.
Advertisement
Tercatat sebanyak 265 siswa dari tingkat SMA/SMK yang menjadi korban. Sekolah terdampak yaitu SMA Negeri 1 Karo, SMK Swasta Bersama, SMA Swasta Bersama, SMP Negeri 3 Kabanjahe, dan SMP Swasta Bersama.
Pendataan masih berlangsung, namun seluruh siswa yang bergejala telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Gejala keracunan mulai dirasakan oleh para siswa secara serentak sekira pukul 13.00 WIB, tidak lama setelah mereka menyantap MBG.
Adapun menu makanan yang disajikan dalam program tersebut terdiri dari nasi, sayur kol, wortel, dan gulai ikan yang diduga kuat sebagai sumber pemicu keracunan.
"Kejadian mulai siang tadi pukul 13.00. Menu MBG-nya hari ini itu sayur kol, wortel, dan gulai ikan. Nah, ikan ini diduga yang jadi penyebabnya," ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).
Para siswa yang mengalami gejala langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Karo untuk mendapatkan perawatan intensif. Berdasarkan keterangan pihak berwenang, sebagian besar korban mengalami gejala ringan hingga sedang.
Gejala utama gatal-gatal di bagian mulut dan tangan. Kondisi terparah beberapa siswa mengalami sesak napas dan kini tengah dalam pengawasan ketat tim medis.
Sementara itu, terkait penyediaan fasilitas dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan makanan tersebut, Zulkarnain menyebutkan bahwa pengelolaannya berada di bawah naungan pihak Kodim.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih terus melakukan pendataan lanjutan serta investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti insiden keracunan massal ini.