Los Angeles Lakers Dibeli Rp 223 Triliun oleh Mantan Bos Disney, Pecahkan Rekor

Los Angeles Lakers resmi dijual kepada Josh Kushner dan Bob Iger senilai $12,5 miliar, memecahkan rekor penjualan waralaba olahraga profesional di AS.

oleh ThomasDiterbitkan 13 Agustus 2026, 12:00 WIB
Aksi pemain Lakers Rui Hachimura saat melawan Rockets di lanjutan NBA (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Los Angeles Lakers, salah satu waralaba olahraga paling ikonik di Amerika Serikat, telah berpindah kepemilikan kepada miliarder investor Josh Kushner dan mantan CEO Disney Bob Iger. Kesepakatan penjualan ini mencapai nilai fantastis $12,5 miliar atau sekitar Rp 223 triliun, menjadikannya rekor penjualan tertinggi untuk waralaba olahraga profesional di AS.

Penjualan ini mengejutkan banyak pihak karena terjadi hanya dalam waktu kurang dari setahun setelah kepemilikan sebelumnya. Pada Juni 2025, Mark Walter, CEO TWG Global dan pemilik Los Angeles Dodgers, baru saja mengakuisisi saham pengendali Lakers dari keluarga Buss dengan valuasi $10 miliar.

Kushner dan Iger, yang sebelumnya terlibat dalam upaya mendapatkan tim ekspansi NBA untuk Las Vegas, memutuskan untuk membeli Lakers guna menghindari penantian panjang keputusan ekspansi yang diperkirakan baru akan terjadi pada musim 2028-2029.

Di sisi lain, beberapa laporan juga mengindikasikan bahwa urusan keuangan Walter dan perusahaannya sedang dalam penyelidikan federal, yang mungkin turut menjadi pemicu penjualan cepat ini.


Nilai Fantastis dan Latar Belakang Pembeli

Josh Kushner, yang memiliki kekayaan bersih sekitar $5,2 miliar, adalah seorang investor miliarder dan pendiri perusahaan modal ventura Thrive Capital. Perusahaan ini dikenal telah berinvestasi pada sejumlah perusahaan teknologi besar seperti OpenAI, SpaceX, Spotify, dan Stripe.

Kushner juga merupakan adik dari Jared Kushner, menantu mantan Presiden Donald Trump. Sebelum kesepakatan Lakers ini, Kushner memiliki saham minoritas di Miami Heat, yang harus dilepaskan sesuai aturan NBA yang melarang kepemilikan di lebih dari satu waralaba.

Sementara itu, Bob Iger merupakan eksekutif media terkemuka yang pernah menjabat sebagai CEO The Walt Disney Company dalam dua periode, yakni dari tahun 2005 hingga 2020 dan kembali dari November 2022 hingga Maret 2026.

Dalam pernyataan bersama, Kushner dan Iger mengungkapkan rasa hormat mereka atas kesempatan ini. "Sebagai penggemar NBA seumur hidup, kami sangat merasa terhormat atas kesempatan untuk menjadi pengelola Los Angeles Lakers, salah satu waralaba olahraga paling ikonik di dunia," ujar mereka. Keduanya menambahkan komitmen jangka panjang untuk membangun fondasi yang sudah ada, bersaing di level tertinggi, serta melayani tim, para penggemarnya, dan kota Los Angeles.

Lanjut Baca:

Mark Walter, yang memimpin TWG Global, sebuah perusahaan induk terdiversifikasi, serta memiliki Los Angeles Dodgers, membeli saham pengendali Lakers pada Juni 2025 dengan valuasi $10 miliar. Penjualan tersebut telah disetujui oleh pemilik NBA pada Oktober tahun lalu. Namun, kurang dari setahun kemudian, Walter memutuskan untuk menjual waralaba tersebut. Perusahaan-perusahaan milik Walter dilaporkan sedang dalam penyelidikan federal terkait dugaan penipuan pinjaman senilai $16 miliar, yang mungkin memengaruhi keputusan penjualan ini. Meskipun kepemilikan telah berpindah tangan, Jeanie Buss, yang sebelumnya merupakan pemilik mayoritas, akan tetap menjabat sebagai gubernur tim setidaknya selama lima tahun ke depan. Hal ini memastikan pengaruh keluarga Buss tetap terjaga dalam manajemen Lakers. Proses penjualan ini masih memerlukan persetujuan dari dewan gubernur NBA, yang diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu. Pertemuan dewan berikutnya dijadwalkan berlangsung bulan depan di New York.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya