Buntut Challenge Hafalan Alquran Dapat Miras, Rumah MC Digeruduk Massa

Massa geram dengan tantangan yang diberikan Ega dalam acara musik tersebut.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 12 Agustus 2026, 15:04 WIB
Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan dugaan challenge hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras (miras) di sebuah booth sponsor saat gelaran The Sounds Project di Ancol, Pademangan. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Rumah orangtua Revnaldo Ega Siahaan, MC booth  minuman beralkohol Newport digeruduk sekelompok massa. Rumah yang berlokasi di Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, itu jadi sasaran massa setelah video tantangan hafalan Alquran berhadiah minuman keras (miras) viral.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa, 11 Agustus 2026 malam. Sejumlah orang terlihat mendatangi rumah tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya sempat masuk ke dalam rumah sebelum polisi tiba.

Massa datang karena mempertanyakan cara Ega saat memandu acara di booth sponsor pada gelaran The Sounds Project di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Namun, rumah yang didatangi ternyata bukan kediaman Ega. Rumah itu merupakan rumah orangtuanya yang telah meninggal. Tetapi Ega masih sering datang ke rumah tersebut.

Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah mendapat informasi adanya massa yang berkumpul.

"Mereka itu kan nggak paham, makanya saya kasih pemahaman akhirnya mereka membubarkan diri,” kata Akhmadi kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Menurut Akhmadi, massa datang karena mendapat informasi rumah tersebut merupakan kediaman Ega. Setelah dicek, ternyata informasi itu keliru.

“Bukan, jadi itu adalah rumah orang tuanya, tapi orang tuanya meninggal, tapi dia suka ke situ,” ujarnya.

Saat massa datang, Ega juga tidak berada di lokasi. Ia memastikan pria yang menjadi sorotan dalam video tantangan hafalan Al-Qur’an tersebut tidak ada di rumah.

“Enggak ada,” kata Akhmadi.

 

Massa Tak Sempat Buat Keributan

Kedatangan massa itu berkaitan dengan video yang beredar dari booth sponsor saat gelaran The Sounds Project di Ancol. Dalam video tersebut, muncul tantangan hafalan Alquran agar mendapat hadiah minuman keras.

Aksi dalam video itu kemudian menuai sorotan. Massa yang geram mencari tahu kediaman Ega dan mendatanginya. Polisi yang tiba di lokasi memilih memberikan penjelasan kepada massa. Akhmadi meminta mereka tidak mengambil tindakan sendiri karena persoalan tersebut sudah ditangani kepolisian.

“Saya kasih pemahaman, bahwa itu sudah ditangani sama polisi,” ujar Akhmadi.

Situasi di lokasi tidak sampai berubah menjadi keributan karena polisi sudah tiba di lokasi beberapa saat kemudian.

“Enggak, aman. Kan ada saya,” katanya.

Massa pun tidak lama berada di rumah tersebut. Setelah mendapat penjelasan bahwa rumah yang didatangi merupakan rumah orangtua Ega dan bukan tempat tinggalnya, mereka akhirnya meninggalkan lokasi.

“Pas saya datang saya kasih pemahaman, beberapa mereka saya kenal. Akhirnya saya kasih pemahaman dan mereka langsung balik,” jelas Akhmadi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya