Liputan6.com, Jakarta - General Motors (GM) telah mengkonfirmasi jika merek Chevrolet, bakal berhenti jual mobil baru di China. Merek asal Amerika Serikat ini, telah beroperasi hampir 21 tahun di Tiongkok, dan memiliki lebih dari 7,5 juta pemilik, serta pernah mencatatkan penjualan lebih dari 760 ribu unit dalam setahun.
Sementara itu, GM mengklarifikasi bahwa Chevrolet tetap akan melanjutkan produksi di Tiongkok, namun hanya untuk kebutuhan ekspor di luar Amerika Serikat.
Advertisement
Disitat dari National Business Daily, lini produk Chevrolet saat ini, memang paling sesuai untuk memenuhi permintaan pasar ekspor.
Menurut data dari Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), ekspor Chevrolet dari China mencapai 6.930 unit pada semester pertama tahun ini, dan mengalami peningkatan 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Keputusan ini sejalan dengan komitmen jangka panjang yang lebih luas antara GM dan SAIC Motor. Kedua perusahaan baru-baru ini menandatangani perjanjian pembaruan strategis, memperpanjang usaha patungan SAIC-GM selama 20 tahun lagi, hingga 2047.
Selain itu, para mitra juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan setidaknya 30 model kendaraan energi baru (NEV) pada 2030, dengan fokus utama untuk elektrifikasi merek Cadillac dan Buick.
John Roth, Wakil Presiden Eksekutif GM Global dan Presiden GM China, terus menyoroti kekuatan operasi lokal. "Kami melihat peluang besar untuk melangkah lebih jauh dari China dan menghadapi dunia,” ujar Roth.
Layanan Purna Jual Terus Beroperasi
Selain itu, dirinya juga mencatat bahwa kemampuan lokal SAIC-GM yang kuat dalam bidang teknik, manufaktur, dan kualitas dapat dimanfaatkan untuk memasuki pasar di Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Meksiko, dan kawasan Asia-Pasifik, yang didukung oleh jaringan penjualan dan purna jual global GM yang luas.
Meskipun Chevrolet tidak lagi menjual mobil barunya di China, tapi untuk layanan purna jual untuk lebih dari 7,5 juta unit pemilik di China akan tetap ada, dan perusahaan juga menjamin, dealer akan tetap beroperasi, serta pasokan suku cadang serta layanan perawatan akan terus tersedia.