Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga meninggalkan posisi 6.300 pada perdagangan saham Selasa, (11/8/2026). Koreksi IHSG hari ini seiring mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh posisi 17.846.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 1,53% menjadi 6.267,88. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,31% menjadi 625,79. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.
Advertisement
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.388,58 dan level terendah 6.230,09. Sebanyak 542 saham melemah sehingga bebani IHSG. 141 saham menguat dan 108 saham diam di tempat. Berdasarkan pantauan Liputan6.com, dalam dua hari ini, IHSG melemah berturut-turut.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, koreksi IHSG hari ini sejalan dengan pergerakan bursa global dan Asia yang melemah. Pihaknya memperkirakan hal itu karena ada penguatan dari harga minyak mentah dunia yang berada di level US$ 82-US$ 88 di tengah perundingan damai Amerika Serikat-Iran yang belum mencapai kesepakatan.
Selain itu, sentimen lainnya yakni turunnya pergerakan harga emas dunia serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. "Pada pekan ini, investor juga mencermati akan ada MSCI dan juga data inflasi AS,” tutur dia saat dihubungi Liputan6.com.
Herditya prediksi, MSCI masih membekukan konstituen emiten Indonesia. Di sisi lain, total frekuensi perdagangan saham 2.194.645 kali dengan volume perdagangan saham 35,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.846.
Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham kesehatan naik 0,19%. Sektor saham industri terpangkas 3,49%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham consumer siklikal turun 2,68% dan sektor saham teknologi merosot 2,57%.
Lalu sektor saham energi turun 1,78%, sektor saham basic melemah 1,79%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,21%.
Di sisi lain, sektor saham keuangan terperosok 1,01%, sektor saham properti terpangkas 1,89%, sektor saham teknologi tergelincir 2,57%, sektor saham infrastruktur melemah 1,22% dan sektor saham transportasi turun 0,60%.
Gerak Saham
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, saham CPIN naik 0,65% menjadi Rp 3.100 per saham. Harga saham CPIN dibuka menguat 10 poin menjadi Rp 3.090 per saham.
Saham CPIN berada di level tertinggi Rp 3.130 dan terendah Rp 3.080 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.321 kali dengan volume perdagangan saham 111.738 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 34,6 miliar.
Harga saham HRUM merosot 2,35% menjadi Rp 830 per saham. Saham HRUM dibuka menguat 10 poin menjadi Rp 860 per saham. Harga saham HRUM berada di level tertinggi Rp 865 dan terendah Rp 830 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 5.379 kali dengan volume perdagangan saham 332.129 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 28,1 miliar.
Harga saham PGAS turun 1,32% menjadi Rp 1.490 per saham. Harga saham PGAS dibuka naik lima poin menjadi Rp 1.515 per saham. Saham PGAS berada di level tertinggi Rp 1.520 dan terendah Rp 1.485 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 7.383 kali dengan volume perdagangan saham 298.213 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 44,7 miliar.
Harga saham BRIS merosot 1,39% menjadi Rp 1.770 per saham. Saham BRIS dibuka stagnan di Rp 1.795 per saham. Harga saham BRIS berada di level tertinggi Rp 1.805 dan terendah Rp 1.760 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.546 kali dengan volume perdagangan 129.749 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 23,1 miliar.