Liputan6.com, Jakarta - Asila Maisa memberikan klarifikasi terkait isu perselingkuhan dirinya dengan Rizky Billar yang belakangan ramai diperbincangkan. Ia hadir di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan tambahan bersama Lesti Kejora, Selasa (11/8/2026). Asila mengaku merasa menjadi pihak yang sangat dirugikan atas fitnah yang beredar luas di internet.
Anak dari presenter Ramzi ini menegaskan posisinya bukan hanya sebagai saksi, melainkan juga sebagai korban dari konten hoax tersebut. Ia ingin membantu pihak kepolisian melengkapi data yang dibutuhkan untuk menjerat pemilik akun yang diduga menyebarkan fitnah tersebut.
Advertisement
"Sangkut pautnya sebenarnya sebagai saksi, tapi bisa dibilang korban juga ya, terdampak juga jadi bertiga gitu. Tapi kita datang hari ini buat ngelengkapin apa yang udah Kak Billar terangin kemarin," ujar Asila Maisa saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (11/08/2026).
Takut Kariernya di Dunia Musik Terganggu
Meskipun secara materi tidak ada kerugian yang nyata, Asila merasa beban mentalnya cukup berat. Ia mengaku takut isu miring ini akan menghambat perkembangan karier profesionalnya di dunia musik.
"Nggak ada sih kerugian materiil atau apa, tapi lama-kelamaan takut mengganggu karier juga ya. Dan terlalu simpang siur juga fitnahnya, dan mengganggu kehidupan pribadi aku juga. Jadi keputusan yang tepat juga Kak Billar akhirnya ngambil langkah ini," katanya.
Fitnah Memberikan Dampak Buruk
Kuasa hukum Rizky Billar, Sadrakh, menyebutkan bahwa fitnah ini memberikan dampak yang tidak main-main bagi Asila. Ia menyebut Asila memiliki pekerjaan profesional dan kehidupan pribadi yang turut terganggu akibat narasi bohong yang beredar.
"Karena kan Asila kita ketahui dia punya kehidupan pribadi, punya pekerjaannya secara profesional, punya pendapatan sendiri yang tentu ini juga cukup mengganggu begitu. Dan berdampak bagi kehidupan keluarga masing-masing begitu," katanya.
Lesti Kejora Ikut Dampingi Asila Maisa
Lesti Kejora yang turut mendampingi Asila menegaskan tidak akan memberikan ampun kepada pihak yang diduga menyebarkan hoax ini. Ia khawatir jika masalah ini didiamkan, akan muncul lebih banyak akun lain yang melakukan hal serupa.
"Kita ikutin dulu aja ya sampai pemeriksaan semua selesai, soalnya kalau dibiarin takutnya malah banyak yang ngikutin nantinya gitu," kata Lesti.