Liputan6.com, Jakarta - YouTuber Bigmo mengaku telah menempuh jalur kekeluargaan untuk menyelesaikan polemik konten live streaming yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Ia secara langsung mendatangi keluarga anak-anak tersebut untuk menyampaikan permintaan maaf.
"Mo telah menghampiri, sowan kepada keluarga anak-anak di bawah umur tersebut dan sudah telah bertemu dan akhirnya di pertemuan tersebut pun akhirnya ya sampai ada semacam bukan kesepakatan sih, tapi lebih kepada ya permintaan maaf Mo," kata pengacara Bigmo, Sangun Ragahdo, di Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).
Advertisement
Pertemuan tersebut mendapat respons positif dari pihak keluarga. Sangun memastikan orang tua anak-anak yang terlibat telah memberikan maaf kepada Bigmo dan tidak ada lagi persoalan di antara kedua pihak.
"Akhirnya para orang tua telah memaafkan dan tidak ada namanya permasalahanlah di situ," tambah Sangun.
Tim hukum Bigmo yang lain, Riphat Senikentara, menilai langkah kliennya menemui keluarga merupakan bentuk tanggung jawab moral atas kejadian yang telah berlangsung. Menurutnya, tindakan tersebut juga menunjukkan itikad baik Bigmo dalam menyikapi polemik yang muncul.
"Dengan kedatangan Bigmo kemari, dengan kedatangan Bigmo berdiskusi dan ada kesepakatan dengan pihak keluarga dari anak-anak tersebut, itu sudah menunjukkan tanggung jawabnya Bigmo atas apa yang sudah terjadi," jelas Riphat.
Jelaskan Kronologi Versi Bigmo
Dalam pertemuan tersebut, Bigmo juga menjelaskan kepada orang tua mengenai kronologi kejadian dalam video. Riphat menyebut pihak keluarga memahami bahwa interaksi yang terjadi di pasar berlangsung secara spontan dan tidak direncanakan sebelumnya.
"Bigmo dan pihak keluarga ini sepakat bahwa semua yang terjadi spontan. Tidak ada yang di-brief, tidak ada yang diatur, semuanya secara tiba-tiba," tutur Riphat.
Proses Hukum yang Dijalani Bigmo
Meski persoalan dengan keluarga telah diselesaikan secara kekeluargaan, Bigmo tetap harus mengikuti proses hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya. Sangun menegaskan, pihaknya tetap menghargai undangan klarifikasi yang diberikan penyelidik.
"Tapi di sisi lain, ini yang perlu saya luruskan juga, jadi ada dua hal yang berbeda, teman-teman. Perbuatan ini memang tidak bisa saya tampik, tidak dapat dibenarkan secara etika, tidak dapat dibenarkan secara kepatutan," ujar Sangun.
Bigmo Akan Evaluasi Kontennya
Bigmo turut menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga anak-anak yang telah membuka pintu maaf. Ia juga berkomitmen untuk mengevaluasi konten yang selama ini dibuat dan menghadirkan tayangan yang lebih positif.
"Ya pasti saya akan mengevaluasi selama ini konten saya, dan kedepannya cuma konten dengan niat yang lebih lurus, dengan bermanfaat, positif, menghibur, dan mengedukasi bangsa," janji Bigmo.