Bocor, Dokumen Polisi Ungkap Ancaman untuk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Dokumen polisi yang bocor memuat ancaman serius di Piala Dunia 2026. Messi dan Ronaldo disebut jadi target, wasit diteror, keamanan Inggris diperketat.

oleh Aning JatiDiterbitkan 10 Agustus 2026, 07:00 WIB
Lionel Messi (tengah) merayakan kemenangan Argentina atas Inggris bersama rekan-rekannya seusai laga semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. (Buda Mendes/Getty Images/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Dokumen kepolisian yang bocor mengungkap rangkaian ancaman keamanan serius selama Piala Dunia 2026, dengan Lionel Messi hingga Cristiano Ronaldo masuk dalam radar sasaran. Dokumen itu disebut telah dilihat oleh Informacion.es, sementara The Sun merangkum sejumlah insiden yang tercatat di dalamnya.

Catatan tersebut memuat dugaan upaya teror, teror pesan kepada perangkat pertandingan, serta gangguan keamanan terhadap timnas dan individu di berbagai lokasi turnamen. Timnas Argentina menjadi salah satu pihak yang disebut menerima ancaman langsung.

Sejumlah operasi penyisiran bahan peledak serta pengamanan berlapis dilaporkan dilakukan menyusul ancaman-ancaman tersebut.


Ancaman ke Argentina: Telepon Bom hingga Targetkan Messi

Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol rekan setimnya, Lautaro Martinez, pada semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026). (Shaun Botterill/Getty Images/AFP)

Menjelang laga Argentina, dokumen mencatat ancaman berbahaya yang secara spesifik menyebut Messi sebagai target. The Sun menuliskan kronologi ancaman yang berawal dari panggilan telepon terkait partai uji coba.

"Menjelang pertandingan Argentina melawan Yordania, seorang pria diduga menelepon Bandara Dallas dan mengaku akan menyerbu stadion bersama dua orang lainnya. Ia mengatakan mereka membawa bom rakitan dan senapan AR-15," tulis The Sun.

"Pria tersebut mengancam akan menyerang polisi dan pemain dari kedua tim. Dalam ancamannya, ia secara khusus menyebut Lionel Messi sebagai satu di antara target pembunuhan." lanjut The Sun.

Ancaman lain muncul jelang pertandingan Argentina melawan Mesir di Atlanta. Seorang terduga pelaku menulis di X bahwa ia akan memasuki stadion dan meledakkan Messi menggunakan empat bom yang dipasang di tubuhnya.

Saat laga berlangsung, polisi menerima panggilan terpisah dari seorang pria yang mengaku telah menaruh tiga bom di dalam tempat sampah di area tribun. Tim penjinak bom dan anjing pelacak dikerahkan, memicu penyisiran besar-besaran di stadion.


Ronaldo Diawasi, Fan Nekat Masuk Hotel

Ancaman juga mengarah ke Cristiano Ronaldo. Seorang pegawai FIFA melaporkan keberadaan pria mencurigakan yang menelusuri informasi soal lokasi menginap Ronaldo selama turnamen.

Dalam insiden berbeda, seorang penggemar dilaporkan menembus hotel tempat Ronaldo bermalam dan mencoba masuk ke lift bersamanya.

Pria tersebut kemudian diborgol oleh polisi. Kepada petugas, ia mengaku hanya ingin berfoto selfie dengan Ronaldo.


Wasit Diteror, Nama Mbappe Diseret

Tekanan juga menimpa perangkat pertandingan. Wasit Francois Letexier dilaporkan menerima lebih dari 6.000 pesan bernada ancaman ke WhatsApp pribadinya usai keputusan-keputusan kontroversial pada laga Argentina melawan Mesir.

Lanjut Baca:

Wasit VAR, Willy Delajod, turut menjadi sasaran. Ia menerima sejumlah pesan bernada keras, termasuk ancaman pembunuhan, dari suporter Mesir. Di lain tempat, seusai Paraguay kalah dari Prancis, massa membakar boneka jerami berlabel "Mbappe". Kylian Mbappe juga menjadi sasaran serangan bernada rasis, termasuk hujatan dari seorang senator Paraguay.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya