Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyampaikan keprihatinan atas konflik rumah tangga kliennya dengan Ruben Onsu yang terus terbuka ke publik. Ia menilai situasi ini tidak menguntungkan siapa pun, termasuk anak-anak mereka.
Pernyataan itu disampaikan Chris usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, terbukanya berbagai persoalan rumah tangga ke hadapan publik justru menjadi kerugian bagi kedua belah pihak.
Advertisement
"Saya jujur, kami melihat sekarang ini semuanya kalah. Baik Bang Minola, saya, Ruben, Wenda semuanya kalah. Karena hal yang kita jaga akhirnya terbongkar semua," ujar Chris Sam Siwu.
Privasi Keluarga Jadi Korban
Konflik ini merupakan bagian dari proses hukum yang tengah berjalan antara Sarwendah dan Ruben Onsu terkait gugatan hak asuh anak, yang mencuat pasca-perceraian keduanya pada 2024.
Chris mengaku sedih karena privasi keluarga yang selama ini dijaga akhirnya menjadi konsumsi publik. Ia juga khawatir kondisi tersebut berdampak terhadap psikologis anak-anak mereka.
"Itu kekalahan kami semua. Kami tidak ingin anak-anak ini terus menonton pertengkaran orang tuanya ya," tutur Chris.
Ia berharap situasi seperti ini tidak terus berlanjut, dan pihak-pihak yang terlibat bisa lebih menahan diri di ruang publik demi kepentingan anak.
Pihak Sarwendah Setop Tanggapi di Luar Sidang
Pihak Sarwendah menyatakan tidak akan lagi memberikan tanggapan di luar proses persidangan. Mereka memilih fokus menjalani proses hukum yang sedang berlangsung.
"Kami tidak akan mau lagi menanggapi di luar dari hari ini. Karena buat kami tidak ada yang menang atau kalah," jelas pihak Sarwendah.
Sikap ini sejalan dengan permintaan Chris agar seluruh pihak, termasuk kuasa hukum masing-masing, ikut membantu meredakan konflik alih-alih memperkeruh keadaan.
Chris kembali mengingatkan bahwa pengacara memiliki tanggung jawab untuk membantu meredakan konflik, bukan memperkeruhnya. Ia berharap anak-anak tidak lagi menjadi pihak yang terdampak dari polemik orang tuanya.
"Kami mohon ke depan sama-sama mendinginkan, tugas pengacara juga mendinginkan. Kami tidak ingin anak-anak ini terus menonton pertengkaran orang tuanya," tambah Chris.
Meski konflik masih berjalan, Chris berharap semua pihak dapat menemukan jalan keluar terbaik demi kepentingan keluarga, khususnya anak-anak.
"Tujuannya baik dan maksudnya pun baik. Kita mohon ke depan sama-sama mendinginkan," pungkas Chris Sam Siwu.