Penyebab Barcelona Bajak Rodri dari Kejaran Real Madrid

Barcelona masuk perburuan Rodri dan disebut unggul atas Real Madrid. Laporan The Athletic mengurai tiga alasan manuver Blaugrana.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 07 Agustus 2026, 19:01 WIB
Gelandang Manchester City, Rodri mengontrol bola selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Fulham di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 11 Februari 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona bergerak agresif memburu gelandang Manchester City sekaligus pilar Timnas Spanyol, Rodri. Klub Catalunya itu disebut berada di posisi terdepan untuk mengalahkan Real Madrid dalam perburuan sang peraih Golden Ball Piala Dunia 2026, dikutip dari Sport Illustrated.

Rodri memasuki tahun terakhir kontraknya di Manchester City. Negosiasi pembaruan dengan The Citizens dilaporkan buntu, membuat masa depan gelandang berusia 30 tahun itu terbuka.

Ketertarikan Barcelona menguat setelah performa impresifnya di Piala Dunia 2026, ketika ia membantu Spanyol menjuarai turnamen. Menurut laporan yang sama, Barcelona telah membuka komunikasi dengan pihak Rodri; sang pemain disebut lebih memilih Catalunya ketimbang Madrid.

Ia juga sudah berbicara dengan Direktur Olahraga Barcelona, Deco, sementara pelatih Hansi Flick memberi lampu hijau untuk pengejaran ini.


Cocok Gaya Bermain Hansi Flick

Kapten Timnas Spanyol, Rodri, berebut bola dengan pemain Tanjung Verde, Dailon Livramento, dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026) malam WIB. (Justin Setterfield/Getty Images/AFP)

Di lini tengah, Barcelona sebenarnya memiliki banyak nama: Pedri, Gavi, Marc Bernal, Marc Casado, Dani Olmo, hingga Fermin Lopez. Namun, untuk peran gelandang nomor 6 dalam pendekatan agresif Hansi Flick, Rodri dinilai paling pas.

Flick mengandalkan garis pertahanan tinggi dan pressing ketat. Pola ini efektif merebut bola di area lawan, tetapi berisiko ketika kehilangan penguasaan dan menghadapi serangan balik cepat. Kehadiran jangkar yang tepat menjadi krusial agar transisi negatif bisa diredam.

Rodri dipuji karena kecerdasan membaca permainan, kemampuan bertahan, daya fisik, dan kualitas melakukan pressing. Karakter itu membuatnya mampu melindungi lini belakang sekaligus menjaga struktur tim saat kehilangan bola.

Di sisi lain, ia juga unggul dalam distribusi dan pengorganisasian serangan dari area dalam, selaras dengan filosofi permainan Barcelona. Hal itu tercermin di Piala Dunia 2026, ketika Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam delapan laga meski sering bermain dengan garis pertahanan sangat tinggi.

"Jika menggantikan Busquets saja sudah hampir mustahil, pemain yang paling mendekati Busquets adalah Rodri yang bermain di City," ujar Deco pada 2024.


Skenario Pengganti Frenkie De Jong

Gelandang Barcelona Frenkie de Jong. (AP Photo/Bernat Armangue)

Faktor lain yang mendorong manuver ini adalah kondisi Frenkie de Jong. Gelandang asal Belanda itu mengalami cedera ligamen kolateral medial (MCL) pada lutut kanan saat tampil di Piala Dunia 2026 dan kini menjalani pemulihan konservatif dengan target kembali pada awal musim gugur.

Lanjut Baca:

Andai prosesnya tidak sesuai harapan, De Jong berpotensi naik meja operasi dan absen hingga empat bulan. Situasi ini mengecewakan Barcelona karena De Jong baru saja kembali setelah menepi sejak Februari akibat cedera hamstring, serta untuk kali kedua dalam tiga musim ia berpotensi memulai musim dalam kondisi cedera. Pada awalnya, Barcelona merasa stok internal cukup untuk menambal kekosongan. Namun, peluang merekrut Rodri sulit diabaikan. Ia bisa langsung mengisi peran gelandang nomor 6 yang biasa ditempati De Jong, sekaligus memberi kebebasan lebih bagi Pedri untuk bergerak dan mengatur tempo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya