Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan subsidi tahun 2026 berupa pangan, LPG hingga BBM. Informasi itu ditemukan beredar di media sosial Facebook pada 6 Agustus 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"📢 BANTUAN SUBSIDI TAHUN 2026 RESMI DIBUKA
Kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan subsidi tahun 2026. Program ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi serta mendukung kebutuhan masyarakat.
✅ Subsidi Pangan
✅ Subsidi LPG
✅ Subsidi BBM
✅ Subsidi Transportasi
✅ Subsidi Kesehatan
✅ Subsidi Pendidikan
📌 Pastikan data dan persyaratan Anda lengkap.
⏳ Kuota terbatas, segera lakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.
Daftar segera dan jangan lewatkan kesempatan ini!
#BantuanSubsidi2026 #ProgramPemerintah #BantuanMasyarakat #Subsidi2026 #InfoBantuan #DaftarSegera #IndonesiaMaju".
Unggahan menyertakan link pendaftaran. Ketika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan subsidi tahun 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bantuan subsidi tahun 2026. Penelusuran dengan menggunakan kata kunci atau keyword "cara dapatkan subsidi bbm" menemukan adanya artikel dari MyPertamina.
Dalam artikel itu terdapat panduan pendaftaran, mulai menyiapkan foto KTP, foto STNK depan-belakang dan foto kendaraan tampak depan dan samping. Selanjutnya, masyarakat akan mendapatkan panduan lebih lanjut untuk bisa mendapatkan subsidi bbm tersebut.
Kemudian untuk mendapatkan subsidi bantuan pendidikan atau Program Indonesia Pintar (PIP), penelusuran menemukan artikel panduan dari situs Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen. Ada beberapa tahapan untuk mendapatkan subsidi itu seperti Pendataan melalui Dapodik, Sumber Data Calon Penerima, Verifikasi dan Validasi dan Penetapan Penerima.
Penelusuran juga menemukan cara mendapatkan subsidi LPG 3 Kg. Berdasarkan situs dari Liputan6.com, persyaratan pokok untuk mengajukan pendaftaran subsidi LPG 3 Kg adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
Dokumen-dokumen ini diperlukan untuk memverifikasi identitas dan status keluarga pemohon, serta memastikan bahwa subsidi diberikan kepada pihak yang berhak menerimanya. Proses pengajuan pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunjungi pangkalan LPG terdekat di wilayah masing-masing, sambil membawa KTP dan KK asli beserta fotokopinya. Petugas di pangkalan akan membantu proses pendaftaran dan memberikan informasi lebih lanjut tentang kebijakan subsidi LPG 3 Kg.
Untuk subsidi bantuan pangan, dalam situs Liputan6.com ditemukan artikel "Panduan Lengkap Daftar Pangan Bersubsidi DKI Jakarta, Simak untuk Hindari Penipuan". Artikel ini menjelaskan, pendaftaran antrean pangan bersubsidi di DKI Jakarta dapat dilakukan secara daring melalui situs web resmi.
Proses ini dirancang untuk kemudahan dan kenyamanan penerima manfaat. Pastikan Anda mengakses situs yang benar, seperti antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id, untuk menghindari penipuan.
Penelusuran pun menemukan unggahan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui akun Instagram resminya @kemensosri. Dalam unggahannya, Kemensos meminta masyarakat mewaspadai hoaks yang beredar.
Selain itu, meminta masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi secara sembarangan. Kemensos juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada akun-akun yang mengatasnamakan pihaknya.
"Kemensos juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada akun yang mengatasnamakan Kementerian Sosial atau pihak tertentu. Penting untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi, serta tidak memberikan data pribadi, melakukan transfer, atau mengakses tautan yang tidak jelas," tulis akun resmi Kemensos.
View this post on InstagramA post shared by Kementerian Sosial RI (@kemensosri)
Sumber:
https://www.instagram.com/kemensosri/p/DXjyJ9gkZf_/
https://www.facebook.com/kemsosri/posts/kemensos-mengingatkan-masyarakat-untuk-mewaspadai-hoaks-yang-beredar-di-masyarak/1384494633722345/
https://subsiditepat.mypertamina.id/
https://pusatinformasi.ult.kemendikdasmen.go.id/hc/id/articles/57675686263705-Mekanisme-Pendaftaran-Program-Indonesia-Pintar-PIP
https://www.liputan6.com/hot/read/5710066/cara-daftar-subsidi-tepat-lpg-3-kg-hanya-perlu-ktp-dan-kartu-keluarga
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6207628/panduan-lengkap-daftar-pangan-bersubsidi-dki-jakarta-simak-untuk-hindari-penipuan
https://smartcity.jakarta.go.id/id/blog/gratis-naik-transjakarta-untuk-kamu-dengan-15-kriteria-ini/
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link informasi bantuan subsidi tahun 2026 berupa pangan, LPG hingga BBM merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.