Prabowo Sedih Indonesia Tak Lolos Piala Dunia: Masa Cape Verde Masuk

Dia kemudian membandingkan jumlah penduduk Cape Verde dengan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 06 Agustus 2026, 21:06 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Pertemuan dengan Kadin Pusat dan Daerah, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Liputan6.com/Arief)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal negara kecil yang bisa lolos ke gelaran piala dunia. Namun, negara sebesar Indonesia dengan jumlah 287 juta penduduk belum bisa mewujudkannya.

Dia mulanya bicara mengenai fakta. Kemudian, dia mengamini ada fakta-fakta yang terkesan tidak mengenakkan. Misalnya, mengenai Indonesia yang belum bisa lolos piala dunia, berbeda dengan negara kecil, Cape Verde.

"Contoh yang kecil saja, kita negara jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, 300 ya hampir 300 juta ya, 287 juta rakyat kita. Tapi saya sangat sedih terus terang saja, ya kan, masalah sepak bola saja kita tidak mampu masuk Piala Dunia," ungkap Prabowo dalam Pertemuan dengan 150 Peneliti BRIN di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/7/2026).

Dia kemudian membandingkan jumlah penduduk Cape Verde dengan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ternyata, negara kecil Cape Verde dengan 500 ribu penduduk itu bisa lolos piala dunia.

"Ini fakta yang tidak enak, ya. Masa negara kecil seperti Cape Verde, ya kan, Cape Verde masuk, saya enggak tahu itu, mungkin jumlah penduduknya dengan Kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak Sumedang mungkin. Ya, Cape Verde, apalagi banyak negara-negara kecil yang masuk ke situ," beber dia.

Prabowo mengambil poin penting. Menurutnya, bukan soal mengenai mengeluh, tapi perlu adanya introspeksi yang dilakukan. "Ini harus kita introspeksi, kita harus lihat, and tidak gunanya kita mengeluh menurut saya. Ini saya ambil contoh sepak bola, tapi nanti saya bisa ambil contoh banyak sekali, ya kan," tuturnya.

Singgung Erick Thohir

Masih dalam paparan yang sama, Kepala Negara sempat menyinggung nama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Dia juga menyinggung mengenai hampir masuknya Indonesia ke piala dunia setelah masuk ronde empat kualifikasi.

"Tapi ini contoh sepak bola aja, kalau sepak bola enggak ada yang tersinggung di antara kalian kan? Bener enggak? Iya kan. Mungkin yang tersinggung Menpora mungkin, tapi beliau juga baru Menpora-nya atau enggak, beliau kan sudah PSSI juga lumayan sudah," ujarnya.

"Tapi beliau sudah berjuang luar biasa, dan kita hampir masuk kemarin ya, hampir masuk. Mungkin strateginya harus lebih pinter kita," sambung dia.

Jangan Cari Kambing Hitam

Prabowo menerangkan lagi, bahasannya tersebut bukan untuk menyalahkan kondisi yang dihadapi. Dia juga meminta capaian sebelumnya bukan untuk dikeluhkan.

"Maksud saya begini, lihat fakta itu. Negara sebesar kita, ya, tidak bisa ikut Piala Dunia. Satu yang saya bilang, jangan mengeluh, jangan mencari kambing hitam, jangan- karena itu tidak akan membantu," ucap dia.

Prabowo mengajak setiap pihak untuk belajar pada keberhasilan negara lain, seperti Cape Verde. "Nah sekarang belajar, bagaimana? Kenapa kok bisa negara itu masuk umpamanya, ya kan? Kenapa? Apa yang dilakukan? Pelatihnya dari mana? Guru-gurunya dari mana?" urainya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya