Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan menyiapkan tiga sekolah sebagai tahap awal relokasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
"Saya sudah siapkan 3 sekolah untuk relokasi yaitu, SDN Kebayoran Lama Selatan 03, SDN Kebayoran Lama 03 dan SDN Pondok Pinang 05," kata Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan kepada Liputan6.com, Kamis (6/8/2026).
Advertisement
Santoso mengatakan, ketiga sekolah tersebut akan didiskusikan bersama orang tua murid. Dari pembahasan tersebut, akan diputuskan sekolah yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi.
"Nanti kami diskusikan dengan orang tua murid , untuk rencana kegiatan pembelajaran nya sudah kita finalkan tinggal nanti kita bikin kesepakatan dengan orang tua murid," ungkap Santoso.
Ia menjelaskan, tiga sekolah tersebut baru merupakan opsi awal yang disiapkan. Pada akhirnya, lokasi relokasi akan mengerucut menjadi dua sekolah.
"Nanti akan mengerucut di dua sekolah bukan tiga sekolah, tapi tiga (awalnya) sekolah itu yg kami persiapkan," sambungnya.
Dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria, Santoso memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah yang dijadikan lokasi relokasi berlangsung secara aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Murid Belajar dengan Kondisi Darurat
Sebelumnya, viral kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan roboh sejak November 2024. Siswa tetap menjalani kegiatan belajar mengajar dalam kondisi darurat.
Siswa belajar di musala dan lapangan sekolah yang disulap menjadi ruang kelas darurat dan seadanya sambil menunggu kepastian renovasi.
Salah seorang orang tua siswa, Evi Afrida, mengatakan musala dan lapangan kerap dimanfaatkan sebagai tempat belajar, terutama saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada siang hari. Menurut Evi, sebelum bangunan roboh, orang tua tidak pernah menduga kondisi sekolah akan mengalami kerusakan parah. Selama ini, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat ringan.
"Enggak ada, karena bangunan lama. Enggak ada curiga, cuman ada perbaikan-perbaikan kecil aja sih. Belum renovasi total. Terakhir kan renov cuman genteng sama pake baja ringan," kata Evi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Selasa (21/7/2026).
Ia berharap pemerintah segera membangun kembali gedung sekolah agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman. Evi juga mempertanyakan lambatnya proses renovasi meski bangunan sekolah sudah lama roboh.
"Lama banget, padahal sekolahnya ini roboh bukannya renovasi lagi. Ini benar-benar roboh, nggak layak banget. Miris lihatnya," ujarnya.
Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi roboh saat hujan deras mengguyur Jakarta bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024.
Akibat kejadian tersebut, empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) mengalami kerusakan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, orang tua mengaku khawatir sisa bangunan yang rusak dapat membahayakan keselamatan siswa maupun warga sekitar.
Sejak insiden itu, para orang tua terus meminta kepastian mengenai rencana perbaikan sekolah. Namun hingga kini, mereka mengaku belum mendapat kejelasan.