Gelombang Panas Tewaskan 19 Orang di Korea Selatan

Belum lama ini, Korea Selatan mencatat rekor suhu terpanas dalam sejarahnya.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 05 Agustus 2026, 11:00 WIB
Anak-anak menyejukkan diri di pancuran air di Seoul, Korea Selatan, pada 4 Agustus 2026. Rekor suhu tertinggi negara itu pecah tiga kali dalam sepekan terakhir, dengan catatan terbaru mencapai 42,5 derajat Celsius di Kota Yangsan. (Dok. Greg Baker/AFP)

Liputan6.com, Seoul - Gelombang panas yang melanda Korea Selatan telah menewaskan 19 orang sepanjang tahun ini. Demikian menurut badan kesehatan pemerintah setempat pada Selasa (4/8/2026).

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mencatat 2.221 orang mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas sejak 15 Mei hingga 3 Agustus. Dari jumlah tersebut, 19 orang meninggal dunia.

Presiden Lee Jae Myung sebelumnya meminta pihak berwenang meningkatkan bantuan bagi warga yang terdampak panas ekstrem yang masih berlangsung.

Seluruh wilayah Seoul pada Selasa juga masih berada dalam status peringatan panas tertinggi. Status tersebut diberlakukan ketika indeks panas diperkirakan mencapai 38 derajat Celsius atau suhu udara diprediksi menyentuh 39 derajat Celsius atau lebih.

"Cuaca panas ekstrem yang mengancam keselamatan jiwa diperkirakan terjadi," kata badan meteorologi Korea Selatan dalam pernyataan pada Selasa pagi.

Korea Selatan mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah pada Minggu (2/8). Suhu di Kota Yangsan, wilayah tenggara negara itu, mencapai 42,5 derajat Celsius.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya