Kronologi Temuan Mayat Diduga Korban Mutilasi di Depok

Warga Depok digegerkan dengan temukan mayat tanpa kaki dalam karung dengan tangan terikat.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 22:18 WIB
Sejumlah warga mendekati lokasi penemuan mayat di tanah merah Pancoran Mas, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta - Warga Tanah Merah, Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat diduga korban mutilasi yang ditemukan terbungkus dalam karung, Selasa (4/8/2026).

Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan mengenaskan dengan kedua tangan terikat serta terdapat luka terbuka di bagian leher.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan jenazah ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB setelah seorang warga bermaksud membakar karung yang semula dikira berisi sampah.

“Pada saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Peristiwa itu bermula ketika saksi Herni (H) melihat sebuah karung di lokasi tersebut pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Karena mengira karung tersebut berisi sampah, saksi tersebut tak menaruh curiga.

“Saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Keberadaan karung tersebut kemudian diberitahukan kepada adiknya, Muhammad Rizkywan,” ujarnya.

Karung itu baru menimbulkan kecurigaan pada Selasa, 4 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB saat Muhammad Rizkywan (MR) hendak membakarnya.

“Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas,” kata Budi.

 

Hasil Olah TKP

Tim Inafis yang tiba di lokasi kemudian melakukan identifikasi awal terhadap jenazah.

“Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam,” ungkapnya.

Usai olah TKP, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Selanjutnya Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut,” ujar Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya