Pedagang Bendera Merah Putih Menjerit, Omzet Tergerus Penjual Online

Salah satu pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik 17 Agustus mengaku kalah dengan penjual online.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 18:19 WIB
Pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik di Jalan Matraman, Jakarta Timur. (Foto: Liputan6.com/Devira P)

Liputan6.com, Jakarta - Pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik mulai ramai di jalan-jalan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI). Misalnya bisa dilihat di sepanjang Jalan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim). Meski mereka merupakan pedagang musiman, tetapi ada cukup banyak di sepanjang jalan tersebut.

Mengapa disebut pedagang musiman? Karena memang mereka hanya berdagang setahun sekali jelang HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus.

Menurut salah satu pedagang bernama Wirya, dirinya sudah mulai berjualan bendera merah putih dan pernak-pernik 17 Agustus lainnya sejak 25 Juli 2026.

Wirya mengaku, untuk harga, tak ada perbedaan dengan tahun 2025 lalu. Beberapa barang dagangannya adalah bendera kecil sepasang untuk motor seharga Rp 5.000.

Lalu untuk bendera merah putih, harga paling murah Rp 25.000 dan termahal bisa Rp 250.000 tergantung dengan ukurannya.

Sedangkan bendera panjang atau background, menurut Wirya, harganya mulai Rp 200.000 untuk panjang 5 meter hingga Rp 350.000-Rp 400.000 sepanjang 10 meter.

"Aksesoris paling murah Rp 10.000, macem-macem harganya, ada juga lampion merah putih paling mahal Rp 60.000,” ujar Wirya kepada Liputan6.com saat ditemui, Selasa (4/8/2026).

Wira mengaku, dagangannya pada tahun ini lebih sepi jika dibandingkan dengan 2025 lalu. Dia akan berdagang hingga 17 Agustus 2026.

“Pembeli sepi daripada tahun lalu, biasanya dari mulai tanggal 1 (Agustus) juga udah ramai,” tutur Wira.

 

Kalah dengan Pedagang Online

Pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik di Jalan Matraman, Jakarta Timur. (Foto: Liputan6.com/Devira P)

Hal senada juga disampaikan Yono yang mulai berdagang pada 1 Agustus hingga 17 Agustus 2026.  Dia mengaku, harga bendera merah putih dan pernak-pernik 17 Agustus sama dengan tahun lalu.

Harga yang ditawarkan Yono juga tak jauh berbeda dengan Wirya. Pernak-pernik 17 Agustus yang ditawarkan juga beragam, ada bendera merah putih kecil, balon, lampion, hiasan kepala bendera merah putih, hingga hiasan sepeda.

Yono juga mengaku dagangannya pada tahun ini lebih sepi pembeli. Menurut dia, hal itu dikarenakan kalah dengan penjual online.

“Sepi, padahal harga sama. Kita kalah sama yang jual online, mereka beli banyak terus jual grosir. Kita yang pedagang kecil begini, kalah,” ujar Yono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya