Tangis Anak Migran Hentikan Deportasi di Ceuta

oleh Arie BasukiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 13:24 WIB
Tangis Anak Migran Hentikan Deportasi di Ceuta
Seorang anak berusia 12 tahun yang menyeberang ke Spanyol tanpa didampingi orang dewasa sempat dibawa menuju perbatasan Spanyol-Maroko oleh seorang tentara Spanyol di wilayah kantong Ceuta, Senin (3/8/2026). Beberapa meter sebelum tiba di perbatasan, seorang pejabat tinggi menghentikan proses deportasi setelah muncul informasi dari warga dan jurnalis bahwa anak tersebut masih di bawah umur. Insiden itu menjadi sorotan terkait perlindungan anak dalam penanganan migrasi lintas batas.
Seorang anak berusia 12 tahun yang menyeberang ke Spanyol tanpa didampingi orang dewasa dikawal oleh seorang tentara Spanyol ke perbatasan Spanyol-Maroko sementara anak itu memohon agar tidak dikirim kembali ke Maroko dari wilayah kantong Spanyol di Ceuta, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto AP/Bernat Armangue)
Seorang anak berusia 12 tahun yang menyeberang ke Spanyol tanpa pendamping menangis saat dikawal oleh seorang tentara Spanyol ke perbatasan Spanyol-Maroko dari wilayah kantong Spanyol di Ceuta, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto AP/Bernat Armangue)
Seorang anak berusia 12 tahun yang menyeberang ke Spanyol tanpa pendamping menangis saat dikawal oleh seorang tentara Spanyol ke perbatasan Spanyol-Maroko dari wilayah kantong Spanyol di Ceuta, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto AP/Bernat Armangue)
Seorang wanita berbicara dengan seorang migran berusia 12 tahun tanpa pendamping sementara seorang tentara Spanyol mengawal anak tersebut ke perbatasan Spanyol-Maroko dari wilayah kantong Spanyol di Ceuta, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto AP/Bernat Armangue)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya