Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Ini Jadwal, Lokasi, dan Cara Aman Melihatnya

Gerhana matahari total pada 2026 ini menjadi yang pertama setelah gerhana matahari total pada 2024.

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 04 Agustus 2026, 11:06 WIB
Pemandangan gerhana matahari total yang terlihat dari Kepulauan Svalbard, Norwegia, Jumat (20/3/2015). (AFP PHOTO/STAN HONDA)

Liputan6.com, Jakarta - Gerhana matahari tahun ini jatuh pada 12 Agustus 2026 dan akan menjadi gerhana matahari total pertama setelah 2024. Tidak hanya itu, kali ini juga bertepatan dengan hujan meteor Perseid tahunan.

Durasi gerhana kali ini paling lama dari biasanya sekaligus bertepatan dengan Perigee bulan. Artinya, ketika bulan tampak lebih besar karena berada di titik terdekat dalam orbitnya dengan Bumi.

Dilansir Engadget, Selasa (4/8/2026), meski tidak semua wilayah dapat merasakan gerhana matahari total, banyak daerah setidaknya terjadi gerhana matahari Parsial.

Pada 2024, gerhana matahari total berpusat di Amerika Utara dan tahun ini Spanyol dan Islandia menjadi spot terbaik untuk melihat gerhana matahari total.

Namun, bukan berarti tempat-tempat lain tidak akan bisa menyaksikan peristiwa tersebut.

Beberapa penduduk di Kanada, Amerika Serikat, dan Eropa masih bisa melihatnya. Hanya saja mereka tidak melihatnya secara total, yaitu saat bulan berada tepat di atas matahari serta menutupi sepenuhnya.

Melihat gerhana matahari total secara langsung dapat mengakibatkan kerusakan mata, sehingga memerlukan alat pelindung mata efektif. Berikut alat-alat yang cocok untuk dipakai melihat gerhana matahari total.

Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Total

Kacamata atau teropong bukan alat pelindung mata terbaik untuk melihat gerhana matahari total. Bahkan kacamata hitam terbaik sekalipun tidak akan mampu melindungi mata.

Sebagai gantinya, perlu kacamata khusus gerhana atau alat bantu lihat matahari. Jika ingin memotret gerhana, kamu juga perlu melindungi lensa kamera dengan penutup khusus.

Cara lainnya adalah dengan membuat alat lihat tidak langsung, seperti contoh mudahnya proyektor lubang jarum, sebuah perangkat yang cara membuatnya sudah tersedia di situs web resmi NASA.

Kamu juga bisa menggunakan alat rumah tangga apapun dengan lubang kecil, misalnya saringan atau bahkan tangan kamu sendiri yang disilangkan untuk mengamati gerhana.

Dengan membelakangi matahari, biarkan cahaya melewati celah, kemudian jatuh ke permukaan lain seperti dinding atau tanah, dan kamu akan melihat bayangan gerhana tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya