Persebaya Surabaya Pantang Anggap Arema FC Sebelah Mata

Jelang semifinal Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares meminta Persebaya tak meremehkan Arema FC.

oleh Aditya WanyDiterbitkan 04 Agustus 2026, 08:15 WIB
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya. (Dok. persebaya.id)

Liputan6.com, Surabaya - Persebaya Surabaya menatap semifinal Piala Presiden 2026 dengan nada waspada. Pelatih Bernardo Tavares mengingatkan skuadnya agar tidak menganggap remeh Arema FC setelah menelaah permainan sang rival.

Partai Derbi Jatim tersebut akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026) malam. Laga ini hadir dengan jeda persiapan yang tidak seimbang bagi kedua tim dari pertandingan fase grup terakhir menuju babak empat besar.

Tavares menilai duel nanti bukan sekadar rivalitas, namun mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki kualitas untuk menembus final. Ia menaruh perhatian pada konsistensi serta detail permainan Arema.


Analisis Tavares Soal Kedalaman Skuad Arema FC

Persebaya Surabaya menyambut era baru di awal tahun 2026. Klub berjuluk Green Force itu resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Pelatih asal Portugal itu mengaku telah mengikuti beberapa pertandingan Arema dan akan memperdalam kajian jelang laga. "Saya sudah melihat beberapa pertandingan Arema, tetapi saya akan menganalisisnya lagi. Saya pikir Arema memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain yang bagus," ungkap Tavares.

Ia menilai kekuatan Arema turut ditopang persaingan sehat antarpemain di tiap posisi, yang menjaga standar permainan mereka sepanjang turnamen. "Mereka memiliki persaingan yang bagus di setiap posisi. Satu atau dua pemain yang bisa membuat posisi tersebut menjadi sangat baik," ujar arsitek berpaspor Portugal tersebut.

Tavares juga menyinggung fleksibilitas rotasi yang dimiliki lawan, sesuai tuntutan turnamen pramusim. "Ini bagus untuk turnamen seperti ini, karena mungkin satu pemain bermain selama satu jam dan pemain lainnya bermain selama 30 menit, atau masing-masing bermain 45 menit," imbuhnya.


Kerangka Tim Arema Utuh, Gustavo Diragukan

Selain kualitas individu, Tavares memandang Arema diuntungkan karena mempertahankan mayoritas kerangka tim musim lalu dan menambah amunisi baru, menjadikan semifinal nanti sebagai ujian berat bagi Persebaya. "Mereka tidak kehilangan delapan pemain dari musim lalu dan mereka juga mendatangkan pemain-pemain bagus musim ini. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang berat," tuturnya.

Pemain lama yang dimaksud antara lain Wallison Maia, Matheus Blade, Betinho, dan Joel Vinicius. Di sisi lain, perekrutan baru seperti Diego Landis dan Gustavo Henrique mempertebal kedalaman skuat Singo Edan.

Kendati demikian, Arema diperkirakan tidak bisa menurunkan Gustavo Henrique karena cedera. Absennya penyerang tersebut menjadi kerugian besar mengingat ia merupakan satu-satunya pencetak gol Arema di turnamen ini. Total empat gol yang dibukukan Singo Edan seluruhnya lahir dari kaki Gustavo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya