Liputan6.com, Jakarta - Apple memang sempat membanggakan peningkatan daya tahan hardware saat merilis iPhone 17 Pro. Kini, klaim tersebut mendadak teruji secara tidak sengaja di lapangan, dan hasilnya membuat sang pemilik berdecak kagum.
Sebuah iPhone 17 Pro tanpa pelindung (case) selamat tanpa kerusakan berarti setelah terjatuh dari pesawat ringan di ketinggian 1,1 kilometer (sekitar 3.600 kaki).
Advertisement
Berdasarkan laporan video dari CBC, sebagaimana dikutip dari 9to5Mac, Minggu (2/8/2026), insiden unik ini dialami oleh Heather Cline saat terbang bersama suaminya yang mengemudikan pesawat di kawasan Saskatchewan, Kanada.
Awalnya, perangkat tersebut terpasang pelindung tambahan. Namun, tekanan angin di luar jendela rupanya sangat kuat.
"Terjangan angin langsung menyedot ponsel itu hingga terlepas dari casing-nya," ujar Cline.
HP flagship tersebut kemudian meluncur bebas ke daratan dari ketinggian ribuan kaki. Mengingat jarak jatuhnya yang sangat ekstrem, pasangan ini sempat menganggap perangkat bernilai puluhan juta rupiah tersebut sudah hancur total atau hilang.
Namun, kejutan terjadi saat mereka memeriksa pelacak lokasi. Ponsel tersebut rupanya masih aktif dan terus mengirimkan sinyal keberadaan melalui fitur Find My.
Didorong rasa penasaran, Cline dan suaminya melacak lokasi lokasi terakhir yang ditunjukkan peta digital. Setelah ditelusuri, iPhone 17 Pro tersebut ditemukan tergeletak menghadap ke atas di tengah ladang kanola.
Yang mengejutkan, kondisi fisik ponsel tersebut masih terbilang sempurna (pristine) tanpa retak atau kerusakan fungsional yang berarti pada layarnya.
Keberuntungan atau Kualitas Hardware?
Jatuhnya benda dari ketinggian 1,1 kilometer hingga mendarat di area vegetasi lunak seperti ladang memang membantu meredam dampak benturan.
Meski demikian, fakta bahwa komponen internal dan modul kamera ponsel pintar ini tetap berfungsi normal merupakan pencapaian daya tahan yang luar biasa.
Tentu saja, cerita ekstrem ini tetap diwarnai faktor keberuntungan. Dalam skenario harian, tidak jarang pengguna mendapati layar ponsel mereka retak meski hanya terjatuh dari saku celana ke lantai semen.
Kendati begitu, insiden di Kanada ini setidaknya menjadi bukti nyata ketangguhan material dan rekayasa hardware terbaru yang ditanamkan Apple pada seri Pro mereka.