Gedung Tiga Lantai Terbakar Hebat, Hanguskan 14 Mobil Golf

Korsleting listrik diduga jadi penyebab.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 01 Agustus 2026, 09:04 WIB
Gedung Golf di Cinere Terbakar (Foto: Dicky?Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran terjadi di sebuah gedung sarana olahraga golf di Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Sabtu (1/8/2026) dini hari. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, berusaha melakukan pemadaman yang membakar gedung dan fasilitas golf.

Kabid Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Haryati membenarkan adanya kebakaran di fasilitas olahraga golf. Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dan petugas Damkar dari Upt Cinere sampai di lokasi sekitar pukul 00.38 WIB.

"Usai menerima laporan petugas damkar langsung mendatangi gedung tiga lantai yang terbakar," ujar Tessy saat dikonfirmasi Liputan6.com.

Sesampainya di lokasi, petugas Damkar Kota Depok langsung berusaha melakukan pemadaman api di luas area sekitar 300 meter. Petugas Damkar Kota Depok melihat api sudah membesar membakar gedung tiga lantai tersebut.

"Untuk memadamkan api, Damkar Kota Depok mengerahkan tujuh mobil pompa dan ranger, serta satu mobil ambulans disiagakan," jelas Tessy.

Petugas Damkar Kota Depok berusaha mencari sumber api yang membakar gedung tiga lantai dan berusaha melokalisir api guna tidak menyebar ke lokasi sekitar. Damkar Kota Depok mendapati api telah membakar mobil golf yang terparkir di gedung yang terbakar.

"Kami menemukan ada 14 mobil golf yang terbakar," terang Tessy.

 

 

Diduga Korsleting Listrik

Gedung Golf di Cinere Terbakar (Foto: Dicky?Liputan6.com)

Damkar Kota Depok berkonsentrasi memadamkan api yang membesar pada gedung tiga lantai dengan membagi tugas saat penanganan pemadaman. Membutuhkan waktu sekitar empat jam, akhirnya Damkar Kota Depok berhasil memadamkan api yang membakar gedung dan mobil golf.

"Berdasarkan infromasi dari warga, diduga api berasal dari korsleting listrik, api terlihat dari salah satu ruangan yang terbakar," ungkap Tessy.

Usai melakukan pemadaman api, Damkar Kota Depok berusaha melakukan pendinginan dan pengecekan kembali lokasi yang terbakar. Hal itu dilakukan guna memastikan lokasi yang terbakar tidak ditemukan titik api untuk mencegah terjadinya kebakaran.

"Taksiran aset terbakar 14 mobil golf atau Buggy sekitar Rp 500 juta," ungkap Tessy. Berdasarkan rekapitulasi data sementara hingga Juni 2026, terdapat 100 kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Depok. Adapun 71 kasus disebabkan arus listrik, sehingga masih menjadi penyebab paling dominan.

"Selain itu, terdapat 15 kasus akibat kebocoran tabung gas atau kompor, 12 kasus karena kelalaian manusia, sedangkan sisanya dipicu faktor lainnya dalam jumlah yang relatif kecil,” tutur Tessy.

Damkar Kota Depok turut meningkatkan kualitas pelayanan melalui percepatan waktu tanggap penanganan. Pada Januari hingga Maret 2026, rata-rata response time penanganan kebakaran mencapai 10,57 menit, angka tersebut meningkat menjadi 8,26 menit pada April hingga Juni.

"Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap upaya pencegahan karena kebakaran bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa,” pungkas Tessy. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya