Liputan6.com, Jakarta - Newcastle United secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Eddie Howe yang berlaku efektif mulai sekarang. Keputusan tersebut diambil setelah The Magpies menjalani musim 2025/2026 yang mengecewakan di ajang Liga Inggris.
Newcastle hanya mampu mengakhiri kompetisi di peringkat ke-12 klasemen akhir Premier League. Dari total 38 pertandingan, mereka menelan 17 kekalahan dan finis terpaut 11 poin dari zona Liga Champions. Hasil tersebut dinilai jauh dari ekspektasi klub yang dalam beberapa musim terakhir berambisi bersaing di papan atas.
Advertisement
Sebelumnya, Howe diperkirakan masih akan memimpin tim pada musim 2026/2027. Namun, manajemen akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 48 tahun tersebut.
Situasi Newcastle semakin mendapat sorotan setelah kalah telak 1-4 dari Bristol City dalam laga uji coba pramusim. Di bursa transfer musim panas, klub juga kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk Anthony Gordon dan Sandro Tonali.
Eddie Howe mulai menangani Newcastle United pada November 2021, menggantikan Steve Bruce. Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil membawa The Magpies meraih gelar Piala Liga Inggris 2025, mengakhiri penantian panjang klub selama 70 tahun untuk kembali memenangkan trofi domestik utama.
Di level Eropa, Howe juga sukses mengantar Newcastle menembus babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Meski demikian, performa yang kurang konsisten di kompetisi domestik membuat posisinya terus mendapat tekanan.
Selama hampir lima tahun menangani Newcastle, Howe mencatatkan rekor 112 kemenangan, 48 hasil imbang, dan 71 kekalahan. Laporan menyebutkan bahwa pelatih asal Inggris tersebut berencana mengambil jeda dari dunia kepelatihan sebelum mempertimbangkan langkah berikutnya dalam kariernya.
Aktivitas Transfer Newcastle
Meski kehilangan beberapa pemain kunci, Newcastle telah mendatangkan sejumlah wajah baru untuk memperkuat skuad, yakni Bazoumana Toure, Aladji Bamba, Sean Steur, dan Ewen Jaouen.
Namun, perubahan komposisi tim diperkirakan belum berhenti. Kapten Bruno Guimaraes dikabarkan menjadi target Arsenal, sementara Alexander Isak telah lebih dulu hengkang ke Liverpool pada bursa transfer musim panas tahun lalu.
Pengganti Eddie Howe
Menurut laporan Sky Sports News, pelatih Al-Ahli, Matthias Jaissle, menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Eddie Howe. Bahkan, proses negosiasi antara kedua pihak disebut sudah memasuki tahap lanjutan.
Pelatih asal Jerman berusia 38 tahun itu memulai karier kepelatihannya bersama FC Liefering sebelum menangani Red Bull Salzburg pada 2021 hingga 2023. Bersama Salzburg, Jaissle sukses mempersembahkan dua gelar Liga Austria secara beruntun serta satu trofi Piala Austria.
Prestasinya berlanjut bersama Al-Ahli. Dari 138 pertandingan, ia membukukan 90 kemenangan, 25 hasil imbang, dan 23 kekalahan, sekaligus mempersembahkan tiga gelar juara bagi klub asal Arab Saudi tersebut.
Selain Jaissle, nama Kieran McKenna dan Antonio Conte juga sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Newcastle. Meski demikian, Jaissle disebut-sebut menjadi sosok yang paling berpeluang segera diumumkan sebagai pelatih baru The Magpies.