Liputan6.com, Jakarta - Misteri dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya masih terus diselidiki. Meski telah mengantongi video testimoni, polisi belum dapat memastikan apakah Jesslyn menjadi korban penculikan atau pergi atas kemauannya sendiri.
Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat kini berupaya meminta keterangan langsung dari Jesslyn yang berada di luar negeri. Komunikasi melalui Zoom meeting atau video call dijadwalkan berlangsung pada Jumat (31/7/2026).
Advertisement
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, video testimoni Jesslyn telah diterima penyidik. Namun, rekaman tersebut belum cukup untuk memastikan ada atau tidaknya tindak pidana.
“Sudah ada video testimoni. Namun, kami masih meminta komunikasi langsung melalui Zoom meeting atau video call kepada Jesslyn,” kata Roby di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Roby menjelaskan, penyidik ingin mendengar langsung kronologi yang dialami Jesslyn sejak dibawa sejumlah orang dari sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Perjalanan Jesslyn kemudian diketahui mengarah ke Semarang hingga akhirnya ke Bangkok.
Dalami Unsur Pemaksaan
Polisi kini mendalami apakah perjalanan tersebut dilakukan atas kesadaran Jesslyn sendiri atau karena adanya unsur paksaan.
“Kita jadwalkan hari ini sudah bisa berhubungan langsung dengan Jesslyn yang sedang berada di luar negeri melalui Zoom meeting dan video call,” ujar Roby.
Menurut Roby, keterangan Jesslyn menjadi kunci dalam mengungkap perkara tersebut. Sebab, laporan dugaan penculikan itu belum tentu mengandung unsur pidana apabila Jesslyn ternyata pergi tanpa adanya paksaan.
“Kalau memang ternyata dia tidak keberatan, kemudian ikut ke Semarang, kemudian sampai dengan Bangkok itu dengan kesadarannya sendiri dan tanpa paksaan, baik secara fisik maupun psikologi, itu tidak ada perbuatan pidananya,” jelas Roby.
Karena itu, penyidik belum menghentikan penyelidikan meski telah menerima video testimoni dari Jesslyn.
“Belum bisa kita pastikan sebelum kita mendapat keterangan langsung dari Jesslyn-nya,” tegas Roby.