Raksasa Minyak BP Pangkas 700 Pekerjaan

Email internal BP mengungkap rencananya untuk lakukan PHK demi tutup utang dan tambah laba.

oleh Cahya Alena FauzaDiterbitkan 31 Juli 2026, 20:00 WIB
BP telah memulai operasi proyek perluasan fasilitas utama Atlantis Major Facility Expansion di Teluk Amerika Serikat (US Gulf of America). (Dok bp.com)

Liputan6.com, Jakarta - BP berencana memangkas sekitar 700 pekerjaan secara global sebagai bagian dari upaya menyederhanakan bisnis dan meningkatkan keuntungan.

Raksasa minyak BP berencana memangkas sekitar 700 pekerjaan dari tenaga kerjanya di seluruh dunia. Langkah tersebut dilakukan ketika perusahaan berupaya menyederhanakan bisnis sekaligus meningkatkan laba dan imbal hasil.

Mengutip Straits Times, Jumat (31/7/2026), rencana pemangkasan pekerjaan tersebut terungkap melalui email internal perusahaan.

Pengurangan itu akan berdampak pada sekitar 8% dari 8.500 posisi "non-frontline" yang secara historis menjadi bagian dari bisnis produksi dan operasi BP.

Adapun posisi frontline atau lini depan mencakup operator, teknisi, serta pekerjaan di bidang pemeliharaan. Dalam email tersebut, BP menyatakan tidak memperkirakan adanya perubahan signifikan terhadap tim lini depan perusahaan.

“Jika posisi Anda terdampak, itu bisa berarti posisi tersebut tidak lagi ada dalam organisasi baru, mengalami perubahan signifikan, atau dipindahkan ke bagian lain dalam organisasi,” demikian isi email tersebut.

Rencana ini menjadi bagian dari upaya BP merampingkan organisasi di tengah strategi perusahaan memperbaiki kinerja bisnis.

 

BP Fokus Pangkas Utang dan Tingkatkan Laba

BP semakin memperkuat upaya menyederhanakan kegiatan operasional. Strategi tersebut ditempuh untuk mengurangi utang, meningkatkan keuntungan, sekaligus memperkuat imbal hasil perusahaan.

Pada saat yang sama, BP kembali memusatkan perhatian pada investasi di sektor minyak dan gas setelah mengurangi investasi di sektor energi terbarukan.

Perubahan organisasi tersebut pada akhirnya turut berdampak terhadap kebutuhan tenaga kerja di sejumlah bagian perusahaan.

“Kami sedang membangun BP yang lebih sederhana, lebih kuat, dan lebih bernilai. Sebagai bagian dari proses ini, kami mengusulkan perubahan yang akan mengakibatkan pengurangan sejumlah posisi,” ujar juru bicara BP.

Meski demikian, juru bicara perusahaan tidak mengonfirmasi jumlah pekerjaan yang akan dipangkas.

Berdasarkan email internal yang dilihat Reuters, rencana tersebut mencakup sekitar 700 pekerjaan secara global. Pemangkasan terutama menyasar posisi non-frontline, sementara BP tidak memperkirakan perubahan material pada tim yang menjalankan pekerjaan operasional di lini depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya