Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait pajak belakangan ini banyak beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Luhut Bakal Cabut Status WNI Bagi Rakyat yang Tak Bayar Pajak
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak. Klaim ini beredar di media sosial Facebook pada 28 Juli 2026.
Dalam unggahannya terdapat foto Luhut dengan narasi sebagai berikut:
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak. Klaim ini beredar di media sosial Facebook pada 28 Juli 2026.
Dalam unggahannya terdapat foto Luhut dengan narasi sebagai berikut:
"LUHUT SEBUT" RAKYAT HARUS BEKERJA KERAS UNTUK BAYAR PAJAK JIKA TAK MAU BAYAR PAJAK AKAN DICABUT STATUSNYA SEBAGAI WNI DAN SURUH PINDAH KE NEGARA LAIN".
Akun itu menambahkan narasi:
"Luhut tua bangka suruh kita bayar pajak, kalau tidak mau kewarga negaraan akan di cabut"
Lalu benarkah klaim Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Bahlil akan Sita Televisi yang Tidak Bayar Pajak
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menyita televisi yang tidak membayar pajak. Postingan itu beredar sejak pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 20 Juli 2026.
Dalam postingannya terdapat foto Bahlil dengan narasi:
"Menteri ESDM Bahlil akan mematok pajak bagi masyarakat yang punya tv jika tidak mau membayar pajak maka tv akan kami sita dan menjadi milik negara"
Akun itu menambahkan narasi:
"Mas Bahlil ganteng 🤔
Mentri ESDM bahlil lahadia berwacana akan mematok pajak bagi setiap warga yg memiliki tv dirumah hal ini guna menambah pendapatan pajak negara untuk membantu program mbg"
Lalu benarkah klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menyita televisi yang tidak membayar pajak? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Kemenhub Bakal Pungut Pajak Pejalan Kaki
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Kementerian Perhubungan (Kemenhub) wacanakan pajak bagi pejalan kaki. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Juli 2026.
Dalam unggahannya terdapat foto seseorang dengan seragam Kemenhub dengan narasi:
"Pajak pejalan kaki Dipungut, Kemenhub Buka wacana pejalan kaki bayar pajak"
Akun itu menambahkan narasi:
"kemarin habis sepeda kena pajak
sekarang pejalan kaki kena pajak
apakah kita jalan nya harus ngambang kaya kuntilanak tidak menginjak tanah biar gak kena pajak bagaimana ini menurut kalian"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Kementerian Perhubungan (Kemenhub) wacanakan pajak bagi pejalan kaki? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.