Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta aparat, khususnya panglima dan jenderal-jenderal untuk ikut terlibat menjaga kelestarian lingkungan. Dia menegaskan jenderal dan panglima harus turun ke lapangan dan berani kotor.
"Panglima-panglima, jenderal-jenderal jangan jadi jenderal salon, maunya bersih saja. Sekali-sekali jenderal sepatunya harus kotor, kalau perlu celananya harus kotor sampai ke dengkul," kata Prabowo saat menghadiri Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rakyat Sebesar Rp 880 Miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Advertisement
"Tapi jangan kalau menghadap presiden dikotorin sepatunya, itu ilmu dulu, jangan-jangan," sambung Prabowo.
Prabowo ingin Indonesia menjadi negara yang bersih, indah, dan dijaga kelestarian alamnya. Oleh sebab itu, Prabowo mengajak semua pihak untuk terlibat membangun dan menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.
Dalam hal ini, Prabowo meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk membuat tempat pembibitan tanaman. Dia ingin benih-benih pohon yang bagus ditanam di semua daerah.
"Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri Pertanian saya minta ya menteri kehutanan bikin nursery-nursery saya butuh benih-benih pohon yang bagus untuk semua kota dan kabupaten kita," ujar Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo juga mengingatkan masyarakat menjaga permukiman agar tetap asri dan bersih dari sampah.
"Saya kira itu tambahan jadi perumahan, perumahan dan pemukiman kan? Pemukiman. Jadi rumah tapi lingkungannya harus asri, harus bersih, harus indah ya," pungkas Prabowo.