Prabowo Minta Pegawai BUMN hingga ASN Bersih-Bersih Satu Jam Setiap Hari

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bangsa Indonesia tidak boleh jorok. Demikian juga di kota di Indonesia.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 30 Juli 2026, 18:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto ingin setiap pihak memperhatikan kebersihan lingkungan, termasuk oleh pegawai BUMN hingga aparatur sipil negara (ASN). Dia meminta ada alokasi selama satu jam setiap hari untuk bersih-bersih.

Dia mengungkap, kebersihan perlu diperhatikan oleh semua pihak. Dia pun meminta para bos BUMN untuk mengerjakan anak buahnya bersih-bersih.

"Dirut-dirut BUMN, anak buahmu ribuan, perintahkan pagi-pagi 1 jam tiap pagi membersihkan lingkungan," kata Prabowo dalam Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp 880 Miliar di Batang, Jawa Tengah, mengutip YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (30/7/2026).

Selain itu, dia juga meminta aparatur pemerintah daerah (Pemda) untuk ikut terlibat dalam gerakan bersih-bersih tersebut. "ASN di semua Pemda keluar 1 jam atau 2 jam tiap pagi bersihkan," kata dia.

Dia menjelaskan, upaya tersebut untuk membuat Indonesia bersih dari sampah. Kepala Negara ini tak ingin Indonesia dicap memiliki kota yang tidak bersih.

"Sampah adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia jorok. Tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok, ini tantangan kita semua, tantangan kita semua," ucapnya.

"Tapi saya kira kalau tiap ketua RT, tiap ketua RW cerewet, tiap ketua koperasi, tiap ketua masjid, tiap ketua kelompok masyarakat, kalau semua saling ingatkan," imbuh Prabowo.

Minta Gubernur-Kapolsek Turun

Prabowo juga meminta kepala daerah hingga kapolsek untuk ikut turun tangan dalam membersihkan lingkungannya.

"Gubernur yang hebat, bupati yang hebat, walikota yang hebat, Pangdam yang hebat, Kapolda yang hebat, dan Danrem, Dandim, Kapolres, Kapolsek mereka yang harus tiap hari, tiap hari mengecek, mengecek sungai, mengecek kali. Itu baru kau pemimpin yang hebat," bebernya.

"Anda punya sarana, saya tidak minta 5 jam Anda berdiri di situ, minimal tiap hari you periksa, 1 jam sehari you keliling. Jadi pemimpin di depan, pemimpin bersama rakyat," imbuh dia.

 

 

Tegur Lokasi Kotor

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo lantas meminta para aparat negara itu untuk menegur jika ada lingkungan yang kotor. Dia memberi sinyal ada sanksi jika ada pihak yang diingatkan tapi lingkungannya tetap kotor.

"Lihat kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya. Lihat di depan rumahnya jorok, tegur. Toko yang enggak mau jaga kebersihan, tegur," ujarnya.

"Berkali-kali ditegur enggak mau, ya sudah, panggil tim gabungan. Tim gabungan, kejaksaan sama polri gabung. Jangan hari ini polisi, besok jaksa. Enggak, ini saya serius ya," sambung Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya