Kontrak Vinicius Junior di Real Madrid, Kasus Ronaldo hingga Ramos Bisa Jadi Pelajaran

Real Madrid menghadapi kebuntuan negosiasi kontrak Vinicius Junior. Sejarah Florentino Perez dalam kasus serupa memunculkan tanda tanya besar.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 Juli 2026, 18:55 WIB
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, tampak kecewa setelah ditaklukkan Bayern Munchen pada laga leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid kembali menghadapi persoalan penting di luar lapangan. Negosiasi kontrak baru Vinicius Junior masih menemui jalan buntu akibat perbedaan pandangan terkait nilai gaji.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pendukung Los Blancos. Pasalnya, Presiden Florentino Perez memiliki rekam jejak mengambil keputusan tegas dalam urusan kontrak pemain bintang.

Sejarah menunjukkan pendekatan tersebut tidak selalu berakhir buruk. Akan tetapi, beberapa keputusan juga meninggalkan dampak besar terhadap performa Real Madrid dalam beberapa musim berikutnya.


Vinicius Junior Masih Buntu Soal Kontrak

Vinicius Junior dari Real Madrid merayakan setelah memberi assist kepada rekannya, Kylian Mbappe, untuk mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Vinicius Junior dan Real Madrid sama-sama ingin melanjutkan kerja sama dalam jangka panjang. Namun, pembicaraan yang berlangsung sejak Januari 2025 belum menghasilkan kesepakatan karena persoalan gaji.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi klub lain untuk memantau situasi sang penyerang asal Brasil. Arsenal menjadi satu di antara tim yang dikabarkan siap memanfaatkan peluang apabila negosiasi benar-benar gagal.

Bagi Real Madrid, mempertahankan Vinicius Junior menjadi kepentingan besar. Pemain berusia 24 tahun itu berperan penting dalam keberhasilan klub meraih dua gelar Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.


Florentino Perez Pernah Berhasil Lewati Situasi Serupa

Cristiano Ronaldo (kanan) bersama Presiden Real Madrid, Florentino Perez (kiri). (GERARD JULIEN / AFP)

Florentino Perez pernah menghadapi negosiasi alot dengan Cristiano Ronaldo pada 2013. Setelah sempat bersikeras mempertahankan struktur gaji klub, Real Madrid akhirnya memberikan kontrak baru kepada sang megabintang.

Keputusan itu terbukti tepat karena Ronaldo membantu Los Blancos meraih La Decima sebelum menambah tiga trofi Liga Champions lainnya. Kebuntuan kontrak saat itu justru berakhir dengan kesuksesan besar.

Kasus berbeda dialami Mesut Ozil pada tahun yang sama. Negosiasi gagal mencapai titik temu hingga gelandang asal Jerman tersebut memilih bergabung dengan Arsenal.

Kepergian Ozil tidak terlalu berdampak besar bagi Real Madrid. Klub justru mendatangkan Toni Kroos dan tetap mampu menjaga level persaingan di Eropa.


Tidak Semua Keputusan Berakhir Manis

Bek Real Madrid, Sergio Ramos, melakukan selebrasi usai membobol gawang Athletic Bilbao pada laga La liga di Stadion San Mames, Minggu (5/7/2020). Real Madrid menang 1-0 atas Athletic Bilbao. (AFP/Ander Gillenea)

Pendekatan keras Perez juga pernah memicu perpisahan dengan Sergio Ramos. Bek legendaris itu hengkang setelah kedua pihak gagal mencapai kesepakatan mengenai kontrak baru.

Real Madrid memang masih sempat meraih gelar Liga Champions setelah Ramos pergi. Akan tetapi, krisis cedera di lini belakang pada musim-musim berikutnya membuat keputusan tersebut kembali dipertanyakan.

Situasi serupa terjadi saat Luka Modric tidak memperoleh kontrak baru setelah musim 2024/2025. Padahal, gelandang asal Kroasia itu masih ingin bertahan meski menerima peran yang lebih terbatas.


Masa Depan Real Madrid Bergantung pada Keputusan Perez

Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Real Madrid kini berada pada persimpangan penting terkait masa depan Vinicius Junior. Kehilangan pemain bernomor punggung tujuh itu berpotensi mengurangi kreativitas sekaligus ketajaman lini serang tim.

Perez memiliki dua pilihan berdasarkan pengalaman masa lalu. Ia bisa mencapai kompromi seperti saat mempertahankan Cristiano Ronaldo atau mengambil langkah tegas seperti dalam kasus Sergio Ramos, yang kemudian meninggalkan konsekuensi panjang bagi Real Madrid.

Sumber: Sports Illustrated

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya