Nassar dan Lesti Kejora Kompak Beri SO untuk Sahwan di Dangdut Academy 8

Nassar dan Lesti Kejora puji penampilan Sahwan di Dangdut Academy 8, menyebutnya mirip Imam S. Arifin.

oleh Cinthya SeptavyDiterbitkan 29 Juli 2026, 15:55 WIB
Nassar dan Lesti Kejora berikan SO untuk Sahwan (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Lesti Kejora dan Nassar memberikan Standing Ovation (SO) kepada Sahwan saat membawakan lagu "Bekas Pacar" Dangdut Academy 8. Nassar menilai gaya bernyanyi Sahwan saat tampil dalam ajang Top 37 Grup 2 (27/07/2026) mengingatkan pada mendiang penyanyi dangdut legendaris Imam S. Arifin. 

Nassar memuji cara Sahwan bernyanyi yang dinilai tidak berlebihan dan mampu bercerita, seolah pendengar sedang menikmati rekaman audio. Dalam kompetisi tersebut, Sahwan tergabung dalam Tim Melly Lee bersama Nana dari Bulungan. Sementara itu, Tim Fildan diperkuat oleh Bhita dari Pangkalpinang dan Syafiq dari Nunukan, sedangkan Tim Selfi Yamma diisi oleh Cendi dari Maumere dan Kira dari Bandung.


Gaya Bernyanyi Sahwan yang Memukau Juri

Sahwan Dangdut Academy 8 disebut mirip Imam S. Arifin (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Nassar mengungkapkan kekagumannya terhadap Sahwan, menyebutnya sebagai penyanyi yang mengingatkan pada sosok besar di kancah musik dangdut Indonesia. "Sahwan, kamu mengingatkan saya sama penyanyi dangdut senior, penyanyi besar Indonesia sama (almarhum) Imam S. Arifin," ujar Nassar. Ia menambahkan bahwa gaya Sahwan saat bernyanyi terasa seperti mendengarkan kaset atau MP3, dengan penyampaian yang tidak berlebihan namun penuh narasi.

Nassar juga menyoroti kemampuan Sahwan dalam menyampaikan emosi lagu. "Nyanyinya tuh di part-part tertentu itu kan kayak ngasih tahu, kayak cerita banget, walaupun gua jelek, gua tuh bekas pacar elu gitu," jelas Nassar. Ketika ditanya apakah ia memiliki pengalaman pribadi terkait lirik lagu tersebut, Sahwan mengiyakan dan mengaku pernah ditinggal pacar.

Meski demikian, Nassar memberikan saran agar Sahwan tidak hanya terpaku pada satu gaya. "Pokoknya Sahwan kamu bisa mempertahankan nyanyinya kayak gini terus tapi kalau lagu yang nanti dapet kayak Syafiq tadi, lagu yang kenceng kamu harus 'makan' juga lagu kayak gitu, sukses Sahwan," pesan Nassar. Lesti pun turut memuji Sahwan, mengatakan bahwa ia bernyanyi seperti sedang mencurahkan isi hati dan mengalir dengan sangat baik. Sahwan juga dikenal dengan panggilan "Bang Awe" di konten YouTube-nya.


Kualitas Vokal dan Koreografi

Lesti mengapresiasi kualitas vokal para peserta dari Madura, termasuk Sahwan. "Kenapa ya kalau orang-orang Madura suaranya bagus-bagus," kata Lesti, seraya menambahkan bahwa rata-rata karakter suara mereka bagus. Jirayut pun sepakat dengan pandangan Lesti mengenai hal tersebut.

Lanjut Baca:

Gilang Dirga berspekulasi bahwa kualitas vokal yang baik dari orang Madura mungkin berasal dari kebiasaan mengaji atau murotal sejak kecil. "Atau mungkin ya mungkin, dari kecil kan uda terbiasa ngaji, murotal, mungkin ya, mungkin dari sana kali," ungkap Gilang Dirga. Rina Nose juga menyetujui kemungkinan adanya pengaruh tersebut. Namun, Lesti juga memberikan masukan terkait aspek koreografi. Ia menyarankan agar koreografer Tim Melly untuk lebih banyak belajar. Soimah mengamini masukan tersebut, mempertanyakan urgensi koreografi di awal lagu untuk jenis lagu seperti yang dibawakan Sahwan, kecuali jika peserta sudah sangat fasih. "Setuju banget Dede (Lesti), sebenernya harus nggak sih kalau misalnya lagi di awal untuk jenis lagu yang seperti tadi ada koreo di awal tuh harus ngga sih, menurutku nggak harus ya, kecuali dia itu memang membawakannya itu sudah fasih dan bener. Tapi ya ada poin plusnya juga karena untuk belajar peserta. Sama dienakkan lagi, lebih berbicara lagi, kalau masalah bagus, bagus, kalau suara di Top 37 semuanya bagus tapi gimana cara mengenakkan lagunya supaya lebih dapet lagi biar dinamikanya lebih nyampe." jelas Soimah. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya