Liputan6.com, Jakarta - Twilite Orchestra menjadi orkestra terlama di Indonesia dengan aktivitas berkelanjutan di bawah kepemimpinan Addie MS. Merayakan ulang tahun ke-35, Twilite Orchestra akan mempersembahkan konser istimewa bertajuk “Twilite Orchestra 35th Anniversary Concert”.
Addie MS membocorkan hal istimewa apa saja yang hadir di konser tersebut. Salah satunya memilih Aula Simfonia sebagai lokasi konser, yang dinilai memiliki karakteristik akustik khusus yang berbeda dari venue pertunjukkan pada umumnya.
Advertisement
"Kalau kita sebut concert hall, itu pengertiannya sudah spesifik. Jadi nanti kalau teman-teman dengar pertunjukan di sana, apa yang Anda dengar di sudut belakang, sudut depan, itu adalah suara asli langsung dari instrumennya, langsung dari vokalnya, dari paduan suaranya, tanpa bantuan sound system," kata Addie MS di Kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).
Addie mengungkapkan bahwa pemilihan penyanyi yang tampil di konser ini tidak sembarangan, mengingat tak ada bantuan sound system. Ia memastikan sudah mengantongi list nama penyanyi operatik untuk memeriahkan konser nanti.
"Yang ditampilkan penyanyi yang kualifikasi kriterianya yang lebih operatik, yaitu Oswin Willka, Bisot Valero dari Sydney Opera House yang akan menampilkan lagu-lagu operatik maupun Napoletana. Ada 'O Sole Mio' segala macam," tutur Addie.
Awalnya Dikira Cuma Bertahan 2 Bulan
Lebih lanjut Addie menceritakan awal mula perjuangannya yang penuh tantangan hingga akhirnya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Semula mereka berpikir keberadaan Twilite Orchestra tak akan bertahan lebih dari dua bulan.
"Saya tidak membayangkan Allah SWT mengijinkannya saya bersama TO (Twilite Orchestra) bisa berkarya hingga hari ini. Karena ekosistem musik simfonik yang memang sangat tidak kondusif saat itu (1991). Namun dukungan sahabat, sponsor, media dan keluargalah yang menguatkan kami," kenangnya.
Ajak Penonton Bernostalgia
Addie MS memastikan konser nanti akan mengajak penonton bernostalgia melalui berbagai karya musik film hingga opera yang pernah dipopulerkan oleh Twilite Orchestra sejak dekade 90-an. Ia pun merasa haru karena musik simfoni tetap mampu menjangkau berbagai generasi media yang berbeda hingga saat ini.
"Jadi nanti repertoarnya atau programnya itu menggambarkan program kita selama 35 tahun, di mana kita pernah sangat intens memainkan klasikal jadi simfoni, concerto, gitu. Malah Twilite Orchestra orkes pertama di Indonesia yang membuat album CD classical orchestra yang symphonic. Itu tahun berapa itu, tahun 90-an ya. Namanya La Forza del Destino," tuturnya.
"Twilite Orchestra 35th Anniversary Concert" turut didukung Adinda Bakrie Foundation, PT Summarecon Agung Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Konser ini akan digelar pada 6 September 2026, di Aula Simfoni Jakarta, Kemayoran.