Pramono Respons Usulan Bahlil soal Bus Hidrogen

Pramono mengungkapkan, inisiatif penggunaan hidrogen tidak hanya datang dari Kementerian ESDM.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 29 Juli 2026, 11:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Winda Nelfira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara mengenai rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang akan mendorong penggunaan bus berbahan bakar hidrogen di Jakarta.

Pramono menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mematangkan rencana tersebut bersama Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero), termasuk menyiapkan proyek percontohan (pilot project).

“Saya sudah berkomunikasi dengan Bapak Menteri ESDM, Pak Bahlil, dan Pak Bahlil juga sudah menugaskan Dirut PLN untuk berbicara mengenai penggunaan hidrogen untuk transportasi di Transjakarta maupun Transjabodetabek,” kata Pramono di Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Dia mengatakan, rencana tersebut masih akan dimatangkan, terutama terkait kesiapan infrastruktur pendukung sebelum diumumkan kepada publik.

“Segera kita matangkan terlebih dahulu, nanti kalau sudah infrastrukturnya siap dan juga sudah waktunya, nanti akan kami sampaikan kepada publik,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan, inisiatif penggunaan hidrogen tidak hanya datang dari Kementerian ESDM. Sejumlah produsen kendaraan juga telah menyampaikan minat untuk mendukung uji coba kendaraan hidrogen di Jakarta.

“Selain dari permintaan dari Menteri ESDM, juga ada permintaan dari beberapa produsen mobil yang mereka memproduksi hidrogen untuk bisa digunakan di Jakarta, bahkan mereka akan menyumbangkan satu dua mobil untuk sebagai pilot project penggunaan hidrogen untuk di Jakarta,” kata Pramono.

Bahlil Usul Jakarta Pakai Bus Hidrogen

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia akan melobi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menggunakan bus bertenaga hidrogen. Sumber pengisian dayanya akan disiapkan oleh BUMN, yaitu PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

Bahlil mulanya mendapat usulan dari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengenai pemanfaatan hidrogen pada kendaraan angkutan massal. Mendengar hal itu, Bahlil berniat untuk langsung melobi pihak Pemprov DKI.

"Nah, tadi apa yang disampaikan oleh Pak Darmo (Darmawan Prasodjo) tentang bus, saya coba komunikasikan dengan Pak Gubernur DKI untuk memanfaatkan," ujar Bahlil dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya