Pelatih Vietnam Disebut Pusing Cari Strategi Redam Mitchell Baker

Soha menilai Kim Sang-sik dibuat pusing oleh hattrick Mitchell Baker. Vietnam menyiapkan Doan Van Hau jelang duel Piala AFF 2026.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 29 Juli 2026, 13:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia Mitchell Baker menyundul bola ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). Penyerang berusia 19 tahun itu mencetak hattrick pada laga debutnya bersama Skuad Garuda dan membawa Indonesia meraih kemenangan 5-1 atas Kamboja. (KLY/ Budy Santoso)

Liputan6.com, Hanoi - Media Vietnam, Soha, menilai pelatih timnas Kim Sang-sik dibuat pusing oleh ketajaman Mitchell Baker jelang pertemuan dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Penyerang 19 tahun itu mengawali debutnya dengan tiga gol saat Garuda mengalahkan Kamboja 5-1.

Laporan Soha menyoroti performa Baker sebagai faktor yang kini menjadi perhatian utama Vietnam sebelum laga fase grup berikutnya. Penekanan itu muncul setelah partai pembuka Grup A memperlihatkan efektivitas lini serang Timnas Indonesia.

Baker mencetak gol pada menit keenam, ke-15, dan ke-56 dalam pertandingan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB. Striker setinggi 196 cm tersebut mencuri panggung pada debutnya di ajang ini.


Vietnam Cari Cara Meredam Mitchell Baker

Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker, berduel dengan pemain Kamboja, Sokmeng Chea, dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Baker tampil impresif pada laga debutnya bersama Skuad Garuda dengan mencetak hattrick untuk membantu Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Soha menggambarkan betapa cepatnya dampak Baker terasa di lapangan. Mereka menulis kalimat yang menonjolkan efek psikologisnya bagi kubu Vietnam.

"Mencetak hattrick hanya dalam 56 menit, striker asal Indonesia dengan tinggi 1,96 meter ini membuat pelatih Kim Sang-sik pusing," tulis Soha.

Media yang sama menilai lini belakang Vietnam perlu menemukan pendekatan spesifik agar bisa membatasi ruang gerak Baker.

"Kemunculan Mitchell Baker disebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik. Para bek Vietnam dinilai harus segera menemukan cara untuk meredam striker bertinggi 1,96 meter tersebut," ulas Soha.

Kedua tim sama-sama membuka Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak. Pada Jumat (24/7/2026), Vietnam menghajar Timnas Timor Leste 7-0 di Chonburi Stadium, Thailand. Timnas Indonesia dijadwalkan lebih dulu menantang tuan rumah Timor Leste di Chonburi Stadium pada Jumat (31/7/2026), sebelum bersua Vietnam pada laga ketiga Grup A di Stadion Pakansari pada 3 Agustus 2026.


Doan Van Hau Diandalkan, Dinh Quang Kiet Dinilai Belum Siap

Vietnam sebenarnya memiliki opsi bek tinggi yang bisa menandingi postur Mitchell Baker, yakni Quang Kiet Dinh. Pemain 19 tahun dengan tinggi 195 cm itu disebut belum cukup pengalaman untuk langsung dipasang di laga besar.

"Saat ini Kim Sang-sik memiliki bek tengah bertinggi 1,96 meter, Dinh Quang Kiet. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu dinilai tidak akan mengambil risiko memainkan pemain yang belum memiliki pengalaman internasional bersama tim nasional," ungkap Soha.

Karena itu, Soha menyebut barisan belakang berpengalaman akan jadi tumpuan utama Vietnam ketika menghadapi Timnas Indonesia.

"Sehingga bek-bek yang lebih berpengalaman seperti Doan Van Hau, Bui Hoang Viet Anh, dan Thanh Chung dianggap menjadi harapan utama untuk menghadapi Indonesia," ujar Soha.

Doan Van Hau baru kembali bermain untuk Vietnam pada awal tahun ini setelah absen lama akibat cedera berkepanjangan. Ia juga punya riwayat kontroversial saat menghadapi Timnas Indonesia, termasuk mencederai Evan Dimas di babak final SEA Games 2019.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya