Beasiswa LPDP DKI Butuh Rp 2 M per Mahasiswa

Perhitungan kebutuhan beasiswa mengacu hasil pembahasan bersama LPDP Pusat.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 28 Juli 2026, 09:47 WIB
Ilustrasi Beasiswa LPDP. (AI ChatGPT)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut, kebutuhan anggaran untuk satu penerima Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, merespons pembahasan Program Beasiswa LPDP DKI, dalam rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta pada Senin (27/7/2026).

Pramono mengatakan, dengan alokasi anggaran yang ada sekitar Rp 100 miliar, jumlah penerima beasiswa diperkirakan hanya berkisar 50-75 orang.

“Memang untuk 50 orang, bukan 100 orang. 100-nya itu Rp 100 miliar (alokasi anggaran LPDP DKI),” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, perhitungan jumlah penerima didasarkan pada hasil pembahasan bersama LPDP Pusat.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan LPDP Pusat, satu anak itu kebutuhannya kurang lebih Rp 2 miliar sebenarnya,” ujarnya.

 

Renovasi Sekolah Diprioritaskan

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta juga tetap memprioritaskan anggaran untuk renovasi dan revitalisasi sekolah negeri yang membutuhkan penanganan.

“Karena memang salah satu prioritas untuk renovasi, revitalisasi SD-SD yang terjadi, yang kemarin karena ada pemotongan DBH (Dana Bagi Hasil) dari 22 itu kan awalnya cuma 7. Kemarin saya sudah memutuskan tambah 4 sehingga menjadi 11,” jelas Pramono.

Ia menjelaskan, 11 sekolah tersebut akan menjadi prioritas perbaikan, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang saat ini proses belajar mengajarnya dipindahkan sementara ke lokasi lain.

“11 itulah yang kita perbaiki termasuk SD Negeri 09 Kebayoran Lama yang sementara pindah ke sebelah,” kata dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya