Liputan6.com, Jakarta - Jaydan Kamason menatap musim 2026/2027 dengan ambisi menembus skuad utama Manchester United setelah tampil impresif pada laga pramusim kontra Rosenborg. Bek akademi ini melihat pramusim sebagai momentum untuk mengokohkan posisinya di level senior.
Pemain 19 tahun itu masuk pada babak kedua di Stadion Lerkendal dan dimainkan di posisi bek kanan. Pelatih Michael Carrick disebut puas dengan kontribusi para pemain muda pada pertandingan tersebut.
Advertisement
Kamason menilai performanya sudah mengarah positif meski tetap menyisakan ruang untuk perbaikan. Ia juga memanfaatkan pramusim untuk mengembalikan kebugaran usai gangguan cedera musim lalu.
2 Assist dari Bangku Cadangan
Masuk sebagai pemain pengganti usai jeda, Kamason langsung memberi dampak dari sisi kanan. Umpan-umpan silang akuratnya mengalir ke kotak penalti dan berbuah gol.
Kontribusi tersebut menguatkan keyakinannya untuk bersaing di level yang lebih tinggi, sekaligus menjadi pembuktian setelah kembali ke ritme bertanding.
"Senang bisa mencatatkan dua assist, tetapi yang terpenting adalah mendapatkan menit bermain dan mengembalikan kebugaran. Saya mungkin masih bisa tampil lebih tajam di beberapa momen, tetapi saya senang dengan dua assist tersebut," ujar Kamason.
Bangkit usai Dua Cedera Musim Lalu
Perjalanan Kamason pada 2024/2025 sejatinya menjanjikan. Dari pos bek kanan, ia konsisten membantu serangan sekaligus tetap solid saat bertahan.
Dua cedera yang dialami musim lalu sempat menghambat perkembangannya. Kini kondisinya dinyatakan pulih, dan ia bertekad memaksimalkan setiap menit bermain di pramusim. "Musim lalu saya mengalami dua cedera yang cukup mengganggu. Semoga musim ini berjalan lebih baik. Sekarang saya hanya ingin tetap bugar dan menunjukkan kemampuan saya di lapangan," katanya.
Target Debut dan Peluang Peminjaman
Kamason tidak menutupi ambisinya untuk melakukan debut bersama tim utama Manchester United. Ia memahami persaingan menuju skuad senior berlangsung ketat.
Demi perkembangan karier, opsi peminjaman juga terbuka jika itu menjadi jalan yang dibutuhkan sebelum benar-benar menembus tim utama.
"Tentu saya berharap bisa menembus tim utama. Saya selalu ingin mencapai level itu. Kalau memang harus menjalani beberapa masa peminjaman terlebih dahulu, kita lihat nanti. Yang jelas saya ingin mencapai level tertinggi, yaitu bermain untuk Manchester United. Kita harus punya ambisi," ungkapnya.
Latihan Tambahan dan Peran Travis Binnion
Di luar sesi resmi, Kamason rutin menambah porsi latihan untuk memperkaya kualitas eksekusi, terutama pada umpan silang mendatar yang menjadi salah satu keunggulannya.
"Saya selalu melakukan latihan tambahan, terutama untuk umpan silang mendatar karena itu sangat efektif. Yang penting adalah bisa masuk ke posisi yang tepat. Setelah berada di sana, saya tahu apa yang harus dilakukan," jelasnya.
Ia juga merasakan dampak positif dari kehadiran Travis Binnion di jajaran staf pelatih tim utama. Mantan pelatih Manchester United U-21 itu dinilai menjadi penghubung yang efektif antara akademi dan skuad senior.
"Travis adalah sosok dan pelatih yang luar biasa. Kehadirannya di tim utama sangat membantu karena dia mengenal semua pemain akademi. Dia menjadi penghubung yang sangat baik, dan saya berharap dia terus membantu perkembangan saya," tutup Kamason.